Bongkar Alasan Dibalik Pencopotan Menteri: Ekonom Ungkap Tiga Faktor Utama ‘Jatuhnya’ Purbaya dari Kursi Menkeu!

DEMOCRAZY.IDEkonom Core Indonesia, Dipo Satria Ramli coba bicara dan memberikan analisisnya soal faktor yang jadi poin pemecatan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan.

Hal ini diungkapkan oleh Dipo Satria Ramli saat hadir di Podcast Channal YouTube Abraham Samad Speak UP dan membahas soal pemecatan Menkeu ini.

Menurutnya dan tegas ia mengatakan faktor diturunkannya Purbaya dari jabatannya itu murni bukan karena masalah kinerja.

Ia mengatakan dari hasil analisanya ada drama-drama yang dihadirkan oleh Purbaya yang jadi faktor tersebut.

“Kenapa? Mungkin hanya Presiden yang tahun. Kalau dugaan bukan masalah kinerja tapi mungkin drama internal kalau saya lihat,” kata Dipo Satria Ramli dikutip Rabu (23/9).

Seperti yang memang sudah ramai dibahas soal masalah internal di Kementerian Keuangan yang bisa jadi salah satu faktor.

Ini juga disebut Dipo terletak di permasalahan dengan dua Dirjen.

Yaitu Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai.

“Yang pertama mungkin karena ramai-ramai-ramai masalah internal di Kementerian Keuangan itu satu. Dan itu ada dua Dirjen yang bermasalah, yaitu Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai kalau tidak salah,” jelasnya.

Belum lagi, seminggu sebelum diturunkannya Purbaya dari jabatannya ini.

Ia sempat melakukan reshuffle yang mencapai 300-350 orang di Kementerian Keuangan.

Dari reshuffle besar-besaran yang dilakukan inilah yang bisa menantik api dan terjadilah konflik-konflik internal di Kemenkeu.

“Perlu ditahu sebelum Pak Purbaya diturunkan sempat melakukan reshuffle besar-besaran di Menterian keuangan. Ada hampir 300-350 orang di reshuffle,” paparnya.

“Jadi, ini bukan level eselon II atau apa tapi sampai staf yang direshuffle. Ini memang jadi gejolak di Internal,” sambungnya.

Dipo menambah untuk faktor kedua yang diduganya bisa jadi alasan yaitu masalah kedekatan Purbaya dengan Presiden Prabowo Subianto.

Memang secara apa yang terlihat dan tergambarkan di media sosial, baik Presiden Prabowo dan Purbaya saat menjabat sebagai Menkeu lumayan dekat.

“Mungkin kalau di media sosial kita lihat Pak Purbaya dekat dengan Presiden. Tapi sepertinya itu tidak benar juga,” sebutnya.

Hanya saja, beberapa waktu sebelum pemecatan Purbaya, Presiden Prabowo justru menghadiri acara di India dengan yang lainnya

“Kita tahu Pak Presiden ada acara di India sebelum memecat Pak Purbaya itu di pergi sama Wamen Rosan sama Danantara. Jadi, saya rasa kedekatan itu sangat berpengaruh,” ucapnya.

Dan faktor lain atau yang terakhir yang membuat Purbaya harus turun dari jabatannya adalah masalah restitusi pajak.

Dipi mengatakan bisa saja Purbaya melakukan restitusi pajak dengan banyak menahan hingga menyulitkan pengusaha besar sehingga membuat mereka komplain.

“Mungkin ketiga sedikit lemah soal restitusi pajak. Banyak yang ditahan, pengusaha yang besar dan oligarki komplain,” tutupnya.

[VIDEO]

Artikel terkait lainnya