Jokowi Diberi Julukan PKI: ‘Panutan Korupsi Indonesia’

JOKOWI ITU PKI (PANUTAN KORUPSI INDONESIA)

Oleh: M Rizal Fadillah | Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Ini tidak terkait buku “Jokowi Undercover” tulisan Bambang Tri yang menghubungkan asal usul Jokowi dengan aktivis PKI dulu, tetapi fokus pada penyampaian aspirasi Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) kepada Kapolri dan Pimpinan KPK 10 Agustus 2026.

Aksi konvoy kendaraan dari Mabes Polri ke Kantor KPK itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Veteran dan Kemerdekaan RI ke 81.

Pernyataan Sikap dibacakan dalam audiensi dengan Pimpinan Mabes Polri dan Pimpinan KPK.

Pernyataan Sikap yang ditandatangani Presidium GMKR yaitu Mayjen TNI (Purn) Soenarko, Dr. Muhammad Said Didu, Dr. Marwan Batubara, Laksma (Purn) Moeryono Aladin, M. Rizal Fadillah, SH, dan Komjen Pol (Purn) Oegroseno tersebut pada intinya mendorong peningkatan kinerja Kepolisian dan KPK.

Mengingatkan bahwa Jokowi adalah aktor perusak bangsa lebih dari 10 tahun oleh karenanya desakan kepada pihak Mabes Polri ialah untuk segera mengusut dugaan tindakan kriminalnya baik pengkhianatan negara, kasus Km 50, ijazah palsu dan lainnya.

Demikian juga kepada KPK untuk tidak ragu menyentuh Jokowi dan keluarganya.

Bau korupsinya sangat menyengat. Sejak menjabat Walikota, Gubernur, maupun Presiden.

Kekayaannya dikenal publik sangat besar. Mampu membiayai buzzer, pengacara, dukun, partai politik, juga aparat.

Sinyalemen besaran ratusan trilyun harus dikejar oleh BPK dan PPATK. Bukan tak mungkin ada banyak pencucian uang disana.

Masa pandemi Covid 19 adalah saat pengerukan uang dengan vulgar melalui manipulasi aturan. Setelah lengser di kediamannya pun ia masih bisa otak-atik harta haram.

Soal bohong, Jokowi adalah pakar yang tidak tertandingi. Pantas menyandang gelar Bapak Kebohongan Indonesia (BKI).

Dengan ijazah palsunya ia membohongi seluruh rakyat Indonesia. Jadilah ia Walikota palsu, Gubernur palsu, dan Presiden palsu.

Dunia membaca Jokowi ahli dalam mengorganisasi kejahatan dan korupsi. Laporan jurnalis tersebar telah menempatkan Jokowi sebagai finalis koruptor kelas dunia.

Di dalam negeri Jokowi menjadi referensi korupsi bahkan teladan.

Para menteri ketika jadi pesakitan teriak tentang kewajiban setoran kepada raja mafia yang bernama Presiden.

Jokowi adalah panutan, Panutan Korupsi Indonesia (PKI).

Mahir berkelit hingga bisa tidak tersentuh Kejagung, KPK, BPK, PPATK dan lainnya. Gertakannya masih mampu membuat lembaga-lembaga itu gemetar dan menghindar.

Pak Prabowo jika ingin menambah pundi kas negara bukan dengan mengobrak-abrik uang rakyat dengan pajak, tetapi dengan merampas harta Jokowi yang didapat dengan cara jahat.

Buat miskin Jokowi, lumayan nambah kaya negara.

Jangan biarkan atau beri kesempatan untuk menghambur-hamburkan kekayaan.

Di balik keluguan dan kesederhanaan di sana ada kerakusan, keangkuhan, dan keculasan.

Misi GMKR adalah merebut kembali kedaulatan rakyat, mengembalikan kekayaan kepada rakyat, mendorong aparat penegak hukum kembali ke rel tugasnya, melawan arogansi oligarki, serta membasmi PKI.

Jokowi PKI harus segera diselesaikan. Panutan korupsi itu layak dihukum mati.

Slogan rakyat dan para pejuang kemerdekaan harus digelorakan kembali untuk melawan penjajah.

Merdeka atau Mati… Merdeka atau Mati !.

Artikel terkait lainnya