DEMOCRAZY.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk tim khusus untuk mengusut kasus dugaan korupsi dalam penanganan tiga perkara besar yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Agus Salim saat ini menjabat sebagai Inspektur Keuangan II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).
Ia dilantik pada Oktober 2025, dilansir laman resmi Kejaksaan.
Sebelumnya, Agus menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ia juga pernah menjabat sebagai Kajati Sulawesi Tengah (Sulteng) menggantikan Eben Ezer Simanjuntak.
Selain di Kejaksaan, Agus juga pernah bertugas sebagai jaksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama delapan tahun.
Dikutip dari Tribun-Timur.com, selama menjabat jaksa di KPK, Agus pernah menangani beberapa kasus penting, termasuk kasus wisma atlet.
Diketahui, Agus merupakan lulusan Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin (Unhas).
Berikut riwayat jabatan Agus:
Muhibuddin saat ini menjabat sebagai Kajati Sumatera Utara (Sumut).
Ia baru menduduki jabatan ini pada April 2026 lalu, menggantikan Harli Siregar.
Muhibuddin yang merupakan jaksa senior, lahir pada 1968 di Medan, Sumut.
Berikut riwayat jabatan Muhibuddin:
Chatarina Muliana Girsang atau Chatarina Girsang adalah lulusan S1 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) tahun 1995.
Dari UB, Chatarina melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YAI Jakarta dan mengambil program magister hukum di Universitas Padjadjaran (Unpad), dikutip dari BangkaPos.com.
Sementara itu, gelar doktor Chatarina diperolehnya dari Universitas Airlangga (Unair) pada 2019.
Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung.
Ia dilantik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada April 2026, berbarengan dengan Muhibuddin.
Berikut riwayat jabatan Chatarina:
Riyono dilantik sebagai Inspektur Keuangan I pada Jamwas oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada April 2026, dikutip dari laman Kejaksaan.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kajati Gorontalo.
Di Kejagung, Riyono juga pernah menjadi Koordinator pada Jampidsus sampai akhirnya dimutasi ke Bangka Belitung sebagai Wakil Kajati Pangkal Pinang.
Berikut riwayat jabatan Riyono:
Agus Sahat saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum).
Ia dilantik oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada akhir April 2026, dikutip dari laman resmi Kejari Mojokerto.
Sebelum dilantik sebagai Sekretaris Jampidum, Agus pernah menduduki jabatan Kajati Jawa Timur.
Berikut riwayat jabatan Agus Sahat:
Dikutip dari laman Kejati Jatim, Irene Putri menjabat sebagai Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) sejak November 2025.
Sebelum terjun ke instansi Adhyaksa, Irene dulunya bekerja di Perbankan.
Meski demikian, karier Irene sebagai jaksa telah malang melintang.
Ia pernah menjadi jaksa di KPK selama 10 tahun, dilansir TribunSumsel.com.
Berikut riwayat jabatan Irene Putri:
Renaldi Umar baru saja dilantik sebagai Wakil Kajati Banten pada Mei 2026.
Sebelum dimutasi ke Banten, Renaldi pernah menjabat sebagai Kajari Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Selain itu, ia juga pernah mendapat penugasan luar negeri sebagai Atase Hukum pada KBRI Riyadh, Arab Saudi.
Zet Tadung Allo saat ini menjabat sebagai Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil).
Ia memulai kariernya sebagai jaksa pada 1995, setelah lolos CPNS Kejaksaan.
Zet diketahui merupakan lulusan Fakultas Hukum Unhas.
Pada November 2025 lalu, ia meraih gelar doktor di bidang hukum dari kampusnya semasa S1 itu.
Dikutip dari laman Kejati NTT, Zet pernah menjabat sebagai Kajati NTT.
Ia juga pernah menjadi Wakil Kajati Sulsel.
Hari Wibowo dilantik sebagai Direktur A pada Jampidum pada November 2025.
Sebelumnya, ia menduduki jabatan Wakil Kajati Jawa Timur.
Hari juga pernah menjabat sebagai Kajari Berau dan Asisten Pengawasan Kajati Sumbar.