Jejak Kontroversi Ruben Onsu, dari Perang Merek Geprek Bensu hingga Tersangka Penipuan

DEMOCRAZY.IDPolres Metro Jakarta Selatan menetapkan Ruben Onsu sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Penetapan ini berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Satreskrim atas laporan korban berinisial DM sejak Agustus 2025.

Kasus bermula dari tawaran investasi dana yang diberikan Ruben kepada korban.

Korban menyetujui tawaran tersebut dan menyerahkan sejumlah dana sesuai kesepakatan keuntungan yang dijanjikan.

Namun, saat waktu kesepakatan tiba, keuntungan tidak diberikan dan modal juga tidak dikembalikan. Korban kemudian melaporkan kasus ini ke polisi.

Polisi saat ini masih mendalami jumlah kerugian yang dialami korban.

Ruben rencananya akan segera dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka.

Kasus ini menambah daftar persoalan hukum dan kontroversi yang pernah menimpa Ruben Onsu.

Berikut rangkuman dari sejumlah sumber.

1. Kalah Gugatan Merek Dagang Geprek Bensu di Mahkamah Agung

Ruben Onsu pernah kalah dalam sengketa merek dagang Geprek Bensu.

Mahkamah Agung (MA) menolak gugatannya dan membatalkan pendaftaran merek atas namanya karena dinilai menyerupai merek dagang milik pengusaha lain.

Sengketa ini melibatkan pemilik merek “I Am Geprek Bensu”.

Kasus ini bergulir sejak 2018, dimulai dari gugatan Ruben ke pengadilan niaga hingga berlanjut ke tingkat kasasi.

Pihak lawan mengajukan gugatan balik dengan nilai kerugian besar, dan pengadilan mengabulkan gugatan tersebut.

Ruben pun dinyatakan tidak berhak lagi menggunakan nama “Bensu” sebagai merek dagang.

Enam merek dagang yang telah didaftarkan Ruben dinyatakan batal beserta akibat hukumnya.

Putusan ini berdampak besar terhadap bisnis kuliner yang selama ini identik dengan namanya.

Ruben harus melepas penggunaan nama Bensu dari seluruh usaha kulinernya.

2. Perseteruan Berulang dengan Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Asuh Anak

Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali berselisih meski sudah resmi bercerai.

Perselisihan ini terkait urusan nafkah anak dan pembagian waktu pengasuhan.

Kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi sejak keduanya berpisah.

Perselisihan yang semula hanya disampaikan lewat media berkembang hingga melibatkan pendukung masing-masing pihak di media sosial.

Sejumlah video yang diduga berisi sindiran antara Ruben dan Sarwendah ikut viral. Kondisi ini menuai berbagai komentar dan kritik dari warganet.

Ruben sempat mengungkap sejumlah pengalaman yang dinilainya tidak menyenangkan selama masa pernikahan, termasuk soal larangan memangku anak kandungnya sendiri.

Pernyataan ini disampaikan lewat sebuah siaran langsung yang kemudian viral.

Hingga kini, baik Ruben maupun Sarwendah belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik ini.

3. Rumah Bekas Kediaman Ruben dan Sarwendah Terancam Disita Bank

Rumah yang pernah ditempati Ruben Onsu dan Sarwendah di Jakarta Selatan terancam disita dan dilelang oleh bank.

Penyebabnya adalah persoalan kredit yang belum diselesaikan.

Kasus ini muncul di tengah proses hukum lain yang masih berjalan antara keduanya.

Kuasa hukum Sarwendah mengungkapkan adanya surat peringatan dari bank terkait potensi pelelangan rumah tersebut.

Persoalan ini menambah daftar polemik yang membelit Ruben dan Sarwendah.

Isu hak asuh anak dan privasi keluarga juga disebut semakin memanas seiring berjalannya proses hukum di pengadilan.

Kombinasi masalah finansial dan personal ini membuat nama keduanya kembali disorot publik.

Publik menyoroti berlarut-larutnya persoalan rumah tangga pasangan ini di ruang publik.

Kondisi ini menunjukkan dampak perceraian mereka belum sepenuhnya selesai hingga saat ini.

4. Video Live TikTok Thalia Onsu Diduga Singgung Betrand Peto

Putri Ruben Onsu, Thalia Putri Onsu, pernah menjadi sorotan usai video siaran langsungnya viral di media sosial.

Video tersebut diduga memuat percakapan yang menyinggung nama Betrand Peto, anak angkat Ruben dan Sarwendah.

Video ini kemudian tersebar luas dan menuai berbagai komentar warganet.

Dalam video tersebut, seorang pria dewasa yang berada di dekat Thalia diduga ikut melontarkan komentar yang dianggap menyindir Betrand.

Kejadian ini menuai kritik karena melibatkan anak di bawah umur dalam situasi yang dinilai tidak pantas.

Banyak pihak menyoroti minimnya pengawasan terhadap aktivitas siaran langsung yang dilakukan anak-anak.

Ruben mengaku terkejut dan menunjukkan kekecewaan usai mengetahui video tersebut.

Ia menyampaikan tanggapannya lewat unggahan di akun media sosial pribadi.

Artikel terkait lainnya