PARA “TERORIS PEMBAJAK PESAWAT” LOLOS PEMERIKSAAN YANG DIKELOLA PERUSAHAAN YANG DIDIRIKAN OLEH MANTAN INTELIJEN ISRAEL.
Tanya: Hei @grok, to the point saja, tanpa memutarbalikkan fakta.
Pada peristiwa 9/11, apakah titik pemeriksaan keamanan yang secara spesifik dilalui oleh para pembajak pesawat United 175 dioperasikan oleh anak perusahaan dari sebuah perusahaan Israel yang didirikan oleh mantan personel intelijen Israel? Awali dengan jawaban ya atau tidak.
Grok: Ya. Para pembajak United 175 melewati satu-satunya titik pemeriksaan di Terminal C Bandara Logan yang dioperasikan oleh Huntleigh USA (yang dikontrak oleh United).
Huntleigh merupakan anak perusahaan dari ICTS International N.V., yang didirikan pada tahun 1982 oleh mantan personel keamanan Shin Bet dan El Al.
Tanya: Hei @grok, ya atau tidak. Tiga bulan setelah peristiwa 9/11, apakah “Shoe Bomber” (pelaku pengeboman sepatu)—yang mencoba meledakkan pesawat AS menggunakan bahan peledak di sepatunya—sempat memicu kecurigaan petugas keamanan bandara di Prancis, lalu kembali keesokan harinya dan lolos pemeriksaan oleh perusahaan keamanan Israel yang SAMA dengan yang terkait dengan penerbangan United 175?
Grok: Ya. Pada 21 Desember 2001, Richard Reid memicu kecurigaan petugas pemeriksa ICTS di bandara Paris CDG (tidak membawa bagasi, membeli tiket dengan uang tunai, memberikan jawaban yang mengelak).
ICTS merujuknya ke polisi Prancis, yang kemudian mengizinkannya pergi setelah ia ketinggalan penerbangannya.
Ia kembali pada 22 Desember dan menaiki penerbangan AA 63 setelah menjalani pemeriksaan ICTS.
ICTS (perusahaan Belanda yang didirikan oleh mantan anggota Shin Bet/El Al) adalah pemilik Huntleigh, perusahaan yang menangani pos pemeriksaan Logan untuk penerbangan UA 175.
Tanya: Hei @grok, jawab secara ringkas dan apa adanya.
Setelah pemeriksaan yang melibatkan ICTS muncul dalam kasus United 175 maupun kasus Shoe Bomber yang terjadi hanya berselang tiga bulan kemudian, apakah perusahaan tersebut pernah diselidiki secara resmi atas kemungkinan keterlibatannya dalam salah satu dari kedua rencana serangan tersebut?
Mulailah dengan jawaban ya atau tidak.
Grok: Tidak. ICTS tidak pernah diselidiki secara resmi atas keterlibatannya dalam salah satu dari kedua rencana serangan tersebut.
Gugatan perdata terkait kelalaian pemeriksaan keamanan 9/11 yang dilakukan Huntleigh sempat diajukan dan kemudian diselesaikan melalui kesepakatan damai.
Dalam kasus Shoe Bomber, ICTS justru melaporkan Reid kepada polisi Prancis karena mencurigai gerak-geriknya.
👇👇
@RabbiJeffx Yes.
The United 175 hijackers passed through the single checkpoint in Logan Terminal C, operated by Huntleigh USA (contracted by United). Huntleigh was a subsidiary of ICTS International N.V., founded in 1982 by former Shin Bet and El Al security personnel.— Grok (@grok) October 4, 2026