DEMOCRAZY.ID — Gelombang dukungan politik jangka panjang mulai digalang oleh barisan relawan pendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menghadapi konstelasi Pemilu 2029 mendatang.
Kelompok relawan yang dinamakan Gibran Penerus Jokowi (GPJ) secara khusus mendatangi kediaman pribadi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (11/8/2026).
Pertemuan tertutup tersebut dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi sekaligus meminta petunjuk arah pergerakan organisasi ke depan.
Ketua Umum GPJ, Joko Loreng, mengungkapkan bahwa organisasinya saat ini telah memiliki kekuatan massa yang masif dengan estimasi sekitar 130.000 anggota yang tersebar di berbagai daerah.
Menariknya, basis massa kelompok relawan ini didominasi oleh para pengusaha dan pegiat hiburan sound horeg dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Apapun yang dilakukan…” GPJ menegaskan bahwa pembentukan wadah ini dirancang sebagai instrumen dukungan politik jangka panjang untuk mengawal langkah Gibran, termasuk dalam menyongsong perhelatan Pilpres 2029.
Kendati menyatakan kesiapan penuh di tingkat akar rumput, para pengurus dan anggota GPJ mengaku masih menahan diri untuk tidak terburu-buru mengambil manuver politik praktis.
Mereka memilih untuk menunggu instruksi serta arahan langsung dari Jokowi guna menjaga kesolidan gerakan di daerah.
👇👇
Langkah sowan yang dilakukan kelompok relawan ini dibaca sebagai indikasi awal mulai terbentuknya simpul-simpul kekuatan elektoral untuk Gibran jauh sebelum tahapan resmi Pilpres 2029 dimulai.
Konsolidasi GPJ ini turut beririsan dengan dinamika politik sebelumnya, di mana Jokowi secara terbuka kerap menekankan pentingnya penguatan basis massa—seperti pesan yang sempat ia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada jajaran kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dengan mulai bergeraknya barisan relawan pendukung di tingkat lokal, arah suksesi dan pertarungan politik menuju 2029 diproyeksikan mulai menghangat lebih awal di lingkaran pendukung keluarga besar Solo.