DEMOCRAZY.ID – Dinamika politik keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali diserang pegiat media sosial, Chusnul Chotimah.
Kali ini, ia bicara terkait keberadaan Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka seusai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI.
Chusnul mengatakan bahwa ada hal menarik yang terlihat setelah agenda kenegaraan tersebut berakhir.
Ia menuturkan bahwa Jokowi dan Gibran yang tidak berjalan bersama saat meninggalkan lokasi.
Tidak berhenti di situ, Chusnul juga mengaitkan kondisi tersebut dengan arah dukungan politik menuju Pemilu 2029.
Chusnul menggambarkan situasi yang menurutnya terjadi setelah sidang tahunan selesai.
Ia menyebut Jokowi dan Gibran meninggalkan lokasi secara terpisah.
“Kemarin selesai sidang bapak (Jokowi) sama anak (Wapres Gibran Rakabuming Raka) ditinggal,” ujar Chusnul, Minggu (16/8/2026).
Ia kemudian melanjutkan dengan komentar bernada sindiran mengenai kondisi keduanya setelah meninggalkan acara tersebut.
“Yang satu berjalan pulang sendiri (Jokowi). Yang satunya (Gubra) planga-plongo sendiri,” tukasnya.
1. PELAKU KKN,
2. CACAT KONSTITUSI,
3. ANAK HARAM KONSTITUSI,
4. INKOMPETENSI PADA BIDANGNYA,
5. WAPRES TERBURUK DALAM SEJARAH,
6. AKTOR PROPAGANDA/DRAMA POLITIK
7. KETERLIBATAN PELAKU PRAKTIK KORUPSI SUAP MENYUAP DENGAN BEM GADUNGAN UBK.Dari semua penjabaran diatas, sudah… pic.twitter.com/SORl5Bwk6J
— dunia kegelisahan (@IndonesiaFedera) August 16, 2026
Chusnul selanjutnya menyentil narasi dukungan politik yang belakangan digaungkan sejumlah pihak untuk keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baginya, meski terdapat seruan agar pasangan tersebut melanjutkan kepemimpinan selama dua periode, pembentukan relawan justru lebih banyak diarahkan kepada Gibran untuk kontestasi politik 2029.
“Di mulut mereka memang teriak Prabowo Gibran dua periode, tapi relawan yang dibentuk cuma relawan untuk Gibran di 2029,” jelasnya.
Chusnul kemudian mengaitkan situasi tersebut dengan hubungan politik antara Prabowo Subianto dan Partai Gerindra dengan kekuatan politik pendukung Jokowi.
Ia melihat bahwa Prabowo maupun Gerindra tentu memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan arah politik ke depan.
“Prabowo dan Gerindra pasti ga akan mau nasibnya seperti Megawati dan PDIP,” tandasnya.
Wapres kok gini sih..
Seperti orang teler gini..Baca JugaEkpresinya kosong.. Seperti
Org sakau.. pic.twitter.com/yUjBaW01QP— gunawan wbs 🇮🇩 (@Gunawan75_) August 16, 2026