Fakta Baru Terbongkar! Advokat Rocky Martin Yang Tewas Ternyata Sempat ‘Dilaporkan’ Hotman Paris Soal Uang Miliaran Rupiah

DEMOCRAZY.ID – Fakta baru terungkap di balik meninggalnya pengacara muda berinisial Rocky Martin Napitupulu (RMN), yang diduga merupakan keponakan advokat kondang Hotman Paris Hutapea.

Sebelum ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari lantai 46 sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, RMN ternyata telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana penggelapan dana miliaran rupiah.

Laporan tersebut dibuat oleh Hendry Hamonangan Siahaan, kuasa hukum Hotman Paris Hutapea, pada 22 Mei 2026 dengan nomor LP/B/3684/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut.

Menurutnya, perkara masih ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

“Iya benar, dilaporkan 22 Mei 2026, saat ini dalam proses oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Budi, Senin (20/7/2026).

Diduga Gelapkan Honor Pengacara Rp3,29 Miliar

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan penggelapan itu terjadi pada Maret 2026.

RMN diduga tidak mempertanggungjawabkan fee lawyer sebesar Rp3,29 miliar yang berasal dari total pembayaran klien senilai Rp17,5 miliar dalam penanganan perkara korupsi di Semarang.

Meski demikian, hingga kini pihak pelapor belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai substansi perkara.

Kuasa hukum Hotman Paris, Hendry Hamonangan Siahaan, mengaku masih akan berkoordinasi dengan kliennya sebelum menyampaikan keterangan kepada publik.

“Saya belum bisa menjawab, nanti saya tanya ke Pak Hotman ya. Mohon maaf sekali,” ujarnya.

Hotman Paris Pernah Singgung Kasus Keponakannya

Jauh sebelum identitas RMN menjadi sorotan publik, Hotman Paris sempat mengungkap melalui kanal YouTube pribadinya bahwa salah satu keponakannya telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penyalahgunaan honor pengacara bernilai miliaran rupiah.

“Salah satu ponakan saya yang ada di Jakarta diduga tidak bisa mempertanggungjawabkan honor pengacara Hotman Paris. Kalau cuma Rp200 juta gua maafin, tapi ini miliaran honor Hotman,” kata Hotman dalam video tersebut.

Ia menyebut keponakannya baru sekitar dua tahun berpraktik sebagai advokat, namun diduga tergoda oleh nilai honor yang besar.

Hotman saat itu juga mengatakan identitas keponakannya belum dapat diungkap karena proses hukum masih berjalan.

Polisi Kaji Kelanjutan Perkara

Menanggapi perkembangan terbaru setelah RMN ditemukan meninggal dunia, Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan penyidik mengenai status penanganan perkara.

Ia menjelaskan, ketentuan dalam hukum acara pidana mengatur bahwa perkara pidana dapat dihentikan apabila terlapor atau tersangka meninggal dunia.

“Nanti saya tanyakan penyidik. Tapi kalau sesuai ketentuan KUHAP, apabila terlapor atau tersangka meninggal dunia maka perkara dapat dihentikan,” ujarnya.

Polisi Masih Selidiki Kematian RMN

Di sisi lain, penyelidikan terkait kematian RMN masih terus berlangsung.

Polisi mengungkap korban sebelumnya pernah menghuni apartemen di kawasan Setiabudi selama sekitar satu bulan, namun sudah tidak lagi tinggal di lokasi tersebut sejak 10 Juni 2026.

Pada Sabtu (18/7/2026) pagi, RMN sempat datang ke apartemen tetapi tidak diizinkan masuk.

Beberapa saat kemudian ia kembali dan berhasil masuk menggunakan lift menuju lantai 46 sebelum akhirnya diduga terjatuh hingga mengenai balkon lantai dua Hotel The G.

Hasil pemeriksaan awal CCTV menunjukkan korban datang seorang diri ke lokasi.

Sementara itu, narasi yang beredar di media sosial yang menyebut RMN merupakan keponakan Hotman Paris masih didalami kepolisian.

Hingga kini, hubungan keluarga antara keduanya belum dikonfirmasi secara resmi oleh penyidik.

Namun dari sejumlah video yang diunggah Hotman, beberapa kali ia memperkenalkan Rocky Martin sebagai keponakan kandungnya, salah satunya saat mereka berada dalam pesawat.

Diberitakan sebelumnya, RMN ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh di area Hotel The G, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).

Di media sosial, beredar narasi yang menyebut korban adalah keponakan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Inisial RMN dikabarkan adalah Rocky Martin Napitupulu.

Kabar tersebut viral sebagaimana unggahan dari akun Instagram @bangbenua.

Dalam unggahannya, dinarasikan bahwa korban meninggal dunia melompat dari lantai dua akibat sebuah tekanan.

Pendapat ini disampaikan mengacu pada unggahan akun Instagram @doddykusuma.

β€œKorban adalah Keponakan dari orang besar yang lagi terkenal, ada yang mencurigakan dan sangat janggal, kejadian tadi malam kenapa malam itu juga langsung dimakamkan. Sangat tidak lazim untuk tradisi dari suku ini,” tutur narasi dalam akun itu.

β€œMedia sepi. Tidak ada berita, Semoga pihak kepolisian segera mengendus dan menyelidiki kasus ini Apakah ini awal jatuhnya orang besar itu?” lanjutnya.

Unggahan kembali dilanjutkan, dengan sebuah video Hotman yang telah mengakui mengetahui kejadian tewasnya korban.

Kemudian adanya gambar papan nisan tertulis nama Rocky Martin Napitupulu

β€œYang mana Rocky Martin Napitupulu diduga sebagai orang yang melompat dari apartemen tersebut akhirnya meninggal karena tidak kuat intimidasi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya kejadian orang jatuh.

“Benar, Polsek Metro Setiabudi telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya seseorang yang ditemukan terjatuh di Balkon Lantai 2 Hotel The G, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 11.20 WIB,” kata Budi, Senin (20/7/2026).

πŸ‘‡πŸ‘‡

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya