Apa Kata Jokowi Dengar FX Rudy Bongkar Borok Masa Lalu di Podcast Akbar Faizal? Ini Responnya!

DEMOCRAZY.ID — Di tengah gelombang kritik dan badai politik yang terus menghantam figur-figur di lingkaran kekuasaan, mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo memilih mengambil sikap pasang badan yang tenang.

Ia dikabarkan tidak ambil pusing menanggapi berbagai sentilan tajam yang dilayangkan oleh mantan kolega politiknya sekaligus eks Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Pernyataan terbuka FX Rudy dalam siniar atau podcast di kanal Akbar Faizal Uncensored sebelumnya memang sukses menyedot perhatian publik lantaran banyak menguliti rekam jejak serta narasi politik yang melekat pada diri Jokowi selama memegang kendali pemerintahan.

Menanggapi polemik tersebut, Pengurus PSI Solo Bidang Politik, Wawanto, mengungkapkan bahwa Jokowi telah memantau isi perbincangan panas itu namun menanggapinya dengan santai tanpa rasa gerah.

“Beliau sudah tahu podcast Akbar Faizal dan Pak FX Rudy, tetapi beliau santai saja, silakan berkomentar. Tanggapannya malah, ‘saya senang’. Beliau tidak menanggapi wong dulu pernah berteman dan dengan teman-teman PDI Perjuangan tidak pernah mengadakan permusuhan,” ujar Wawanto.

Bongkar Isu Permintaan Tiga Periode ke Megawati

Dalam penampilannya di hadapan publik lewat platform digital tersebut, FX Hadi Rudyatmo—yang pernah mendampingi Jokowi sebagai Wakil Wali Kota Solo periode 2005–2012—membedah sejumlah isu sensitif.

Salah satu poin paling krusial yang diangkat adalah tudingan mengenai adanya upaya permintaan restu kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terkait wacana kontroversial perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Menanggapi isu panas tersebut, pihak kubu Jokowi melalui Wawanto langsung melayangkan bantahan keras.

Mereka menegaskan bahwa pertemuan untuk melobi perpanjangan masa kekuasaan tersebut tidak pernah terjadi dalam catatan sejarah hubungan kedua tokoh.

“Soal tiga periode, Pak Jokowi meminta sowan kepada Bu Mega itu tidak ada. Silakan klarifikasi, beliau juga mengatakan silakan tanyakan langsung kepada Bu Mega,” tegas Wawanto.

Kendati sikap santai diperlihatkan oleh sang mantan presiden di tengah gelombang kritik tajam dari para loyalis lamanya, dinamika hubungan antara kubu Istana dan PDI Perjuangan terus menjadi sorotan utama pengamat politik nasional.

Artikel terkait lainnya