Aksi Wapres Gibran Pantau Kelangkaan BBM Disorot, Politikus Senior Akbar Faizal Beri Komentar Menohok!

DEMOCRAZY.ID – Mantan Jurnalis sekaligus Politikus, Akbar Faizal memberi saran menarik ke Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Akbar Faizal bicara soal aksi yang dilakukan oleh Wapres Gibran di salah satu video yang dibagikan di cuitan akun media sosial X pribadinya.

Terlihat diunggahan tersebut, Wapres Gibran turun ke Pertamina yang memiliki antrian panjang untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM)

Menurut Akbar Faizal, langkah yang diambil dan dilakukan oleh Wapres Gibran ini disebutnya sama sekali tidak membantu.

Bahkan, ia mengatakan gaya tersebut justru mirip seperti apa yang dilakukan oleh sang ayah, Joko Widodo saat menjabat sebagai Presiden.

“Kepada Sdr Wapres @gibran_tweet, berkunjung ke lokasi problem spt dalam video ini sama sekali tak membantu,” tulis Akbar Faizal dikutip Jumat (11/9).

“Ini gaya politiknya Bapakmu. Anda khan milenial,” ungkapnya.

Akbar Faizal pun memberi saran dan berupa solusi untuk menyikapi kelangkahan BBM yang saat ini dihadapi masyarakat.

Sarannya, lebih baik memangil Menteri-Menteri terkait di masalah ini.

Mulai dari mencari masalah hingga solusi yang tepat.

“Masak gini? Kuajarkan caranya: Panggil Menteri @KementerianESDM, Kapolri, Menteri @KemenkeuRI dan K/L terkait,” paparnya.

“Tanyakan, Kenapa masalah ini berulang, apa jalan keluarnya, dimana hambatannya, siapa bertanggungjawab apa, mana skala prioritas, dll,” sambungnya.

Ia juga menyarankan Gibran untuk memikirkan solusi untuk jangka pendek dan tentunya untuk skenario jangka panjang dari masalah ini.

“Lalu, buat skenario jangka pendek sambil merancang skenario menengah panjang. Lalu laporkan ke Presiden. Kawal skenario dgn ketat,” jelasnya.

“Jika berhasil, jadikan skenario baku jika peristiwanya berulang. Jika gagal, cari cara baru. Reaksi yg cepat harus diutamakan sebab warga makin tersiksa,” paparnya.

Dari hadirnya masalah seperti ini, Akbar juga menyebut ini bisa jadi langkah untuk Wapres Gibran mengukur kinerja dari Menterinya.

“Catatan: jadikan kejadian ini bahan utk mengukur kinerja menteri. Usulkan ke Presiden utk ganti menteri gombal. Begini cara Wapres yg bisa membantu,” terangnya.

“Berkunjung tanpa agenda penyelesaian spt ini hanya menyenangkan kelompok pendukung Anda yang tak sabar menunggu 2029,” pungkasnya.

👇👇

Artikel terkait lainnya