DEMOCRAZY.ID – Platform X tengah diramaikan poster yang menuding Roy Suryo, tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden KE-7 Joko Widodo, wisuda lebih dulu sebelum ujian akhir di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Poster tersebut bertuliskan: “Hebat! Wisuda Dulu Baru Ujian Akhir! Manusia Satu Ini Bawa Aib Saja Buat UNJ”.
Unggahan itu juga menampilkan pengakuan Roy dalam konferensi pers 15 Juli 2024: “Saya mengaku ujian akhir atau ujian terbuka tanggal 23 Januari 2026, lalu diwusuda UNJ pada bulan Maret 2024.”
Poster tersebut diunggah oleh netizen dengan akun @SigitWasi*****.
Menurutnya Roy Suryo hanya membawa aib bagi UNJ dan merusak nama baik KAMPUS.
“Roy Suryo hanya membawa aib untuk UNJ. tiba tiba UNJ di bikin gaduh dan rusak namanya oleh manusia Dajjal satu ini,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (21/7).
👇👇
Roy Suryo hanya membawa aib untuk UNJ . tiba tiba UNJ di bikin gaduh dan rusak namanya oleh manusia Dajjal satu ini . pic.twitter.com/PFwSE19n7e
Baca Juga— kampungan norax (@SigitWasito8) July 19, 2026
Dalam konferensi pers pada Rabu (15/7/2026), Roy Suryo memamerkan dokumen fisik ijazah Doktor (S3) asli dari UNJ, beserta foto wisudanya.
Roy mengklarifikasi urutan akademiknya yang ia klaim sepenuhnya sah.
Ia masuk UNJ tahun 2016, sempat cuti, aktif lagi tahun 2020, dan lulus tahun 2024.
Urutan akademiknya berjalan normal: Seminar Proposal → Seminar Hasil → Ujian Tertutup → Yudisium → Ujian Terbuka (23 Januari 2024) → Wisuda (Maret 2024).
Roy menjelaskan bahwa ijazah fisik baru ia ambil setelah wisuda, sehingga bukan berarti ia wisuda tanpa ujian.
Pihak rektorat UNJ pun menegaskan status kelulusan S3 Roy sah sesuai aturan akademik.
👇👇