Panas Lagi! Denny Indrayana Kembali Usut Riwayat Pendidikan Gibran, Resmi Ajukan Permintaan Data ke UTS

DEMOCRAZY.IDPakar hukum Denny Indrayana kembali memberikan perkembangan terbaru terkait isu ijazah SMA Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Terbaru, Denny mengungkap telah mengajukan permintaan informasi terkait riwayat pendidikan Gibran ke UTS Insearch, Sydney, Australia.

Hal tersebut disampaikan Denny melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya.

Ia juga membagikan potongan email yang disebut merupakan konfirmasi dari pihak UTS Insearch terkait permintaan informasi yang diajukannya.

“Tanggal 9 September lalu, saya mengajukan lagi permintaan informasi terkait sekolah Gibran di UTS Insearch, Sydney, Australia,” tulis Denny, dikutip Selasa (15/9/2026).

“Permintaan resmi saya daftarkan online, dan dikonfirmasi UTS melalui potongan email di atas,” lanjutnya.

Denny mengatakan, melalui permintaan tersebut, ia meminta data yang berkaitan dengan riwayat pendidikan Gibran di institusi tersebut.

“Saya meminta seluruh data sekolah Gibran di sana,” ujarnya.

Menurut Denny, informasi yang diminta antara lain waktu Gibran mulai menempuh pendidikan, program yang diikuti, status penyelesaian studi, waktu kelulusan, hingga hasil atau nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Kapan masuknya? Program apa? Apakah selesai? Kapan lulusnya? Bagaimana nilainya? Dst,” jelasnya.

Siapkan Langkah Hukum

Denny juga mengaku telah menyiapkan langkah lanjutan apabila informasi yang dimintanya tidak diberikan.

Ia menyebut tengah mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan terkait keterbukaan informasi publik melalui kantor hukumnya, INTEGRITY Lawyers, yang memiliki cabang di Sydney, Australia.

“Kalau tidak diberikan juga, saya mempertimbangkan menggugat Keterbukaan Informasi Publik melalui kantor hukum saya INTEGRITY Lawyers yang punya cabang di Sydney, Australia,” paparnya.

Denny menjelaskan, dirinya memiliki izin praktik sebagai solicitor di Australia, selain berprofesi sebagai advokat di Indonesia.

“Karena saya sendiri punya izin praktik hukum (Solicitor) di Australia, selain advokat di Indonesia,” terangnya.

Ia kemudian menutup unggahannya dengan pernyataan:

“Keep on fighting for the better Indonesia. Salam Integritas!”

Artikel terkait lainnya