Borok Napi VIP Terbongkar! Begini Asal-Usul Foto Jimmy Masrin Ditemukan di Rumah Mewah Lapas Cibinong

DEMOCRAZY.ID – Keberadaan bingkai foto terpidana kasus korupsi Jimmy Masrin di salah satu rumah yang berada di lingkungan Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjen PAS Kemenimipas) Mashudi kemudian memberikan penjelasan mengenai asal-usul bingkai foto tersebut.

Keberadaan foto Jimmy Masrin terungkap setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lingkungan Lapas Kelas IIA Cibinong.

Foto tersebut ditemukan di salah satu bangunan yang sebelumnya disebut sebagai fasilitas mewah di kawasan lapas.

Temuan itu kemudian dipertanyakan anggota Komisi XIII DPR RI dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Senin (28/9/2026).

Dirjen PAS Mashudi menjelaskan, bingkai foto Jimmy Masrin bukan sengaja diberikan sebagai fasilitas bagi warga binaan.

Menurut dia, bingkai foto tersebut merupakan barang yang sebelumnya diamankan petugas dalam kegiatan razia keamanan.

“Sementara bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin merupakan barang yang sebelumnya diamankan dalam kegiatan razia keamanan,” ujar Mashudi dalam RDP bersama Komisi XIII DPR RI, Senin (28/9/2026).

DPR Pertanyakan Keberadaan Foto Jimmy Masrin

Penjelasan tersebut belum mengakhiri pertanyaan mengenai bagaimana bingkai foto milik Jimmy Masrin bisa berada di rumah yang disebut sebagai rumah dinas pejabat Lapas Cibinong.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto sebelumnya mengatakan bingkai foto itu ditemukan setelah petugas melakukan razia di blok hunian narapidana.

Namun, keterangan tersebut dipertanyakan anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo.

Yanuar mempertanyakan sejak kapan bingkai foto tersebut berada di rumah dinas dan bagaimana barang tersebut bisa berada di lokasi yang menjadi sorotan.

Yanuar juga menyoroti keberadaan kamera pengawas atau CCTV di area rumah dinas.

Dalam rapat tersebut, Wisnu menyatakan CCTV di Lapas Cibinong dipasang di blok-blok dalam dan tidak mencakup area rumah dinas.

Persoalan CCTV itu kemudian menjadi salah satu hal yang dipertanyakan DPR karena kamera pengawas dinilai dapat membantu mengetahui aktivitas orang yang keluar-masuk kawasan tersebut.

Wisnu mengatakan, foto Jimmy Masrin ditemukan Kasie Kamtib Lapas Cibinong setelah melakukan razia di blok para narapidana, tepat satu hari sebelum Ombudsman melakukan sidak.

Namun, anggota Komisi XIII DPR Fraksi PKS Yanuar Arif Wibowo merasa Wisnu berbohong.

Sebab, jika memang betul klaster mewah itu merupakan rumah dinas bagi pejabat Lapas Cibinong, maka untuk apa foto Jimmy Masrin dipajang di dalamnya.

“Jangan main-main dengan publik. Jangan main-main dengan pengawasan. Di sini ditulis ada yang mengaku punya sofa, punya ini, punya ini. Bagaimana cerita figuranya Jimmy Masrin itu bisa ada dalam ruang rumah dinas? Pertanyaan saya, Pak Kalapas, anda 3 tahun di sana, sudah berapa lama Anda tahu Pak Jimmy Masrin ada di situ?” ujar Yanuar.

“Siap, Bapak, mohon izin. Kami mendapatkan informasi atas nama tersebut kurang lebih…,” kata Wisnu.

“Jangan bohong ya, Pak,” kata Yanuar memotong.

“Siap, Bapak,” ucap Wisnu.

“Kenapa lama sekali?” tanya Yanuar.

“Siap, Bapak. Mohon izin menjelaskan, Bapak. Atas nama tersebut (Jimmy Masrin) masuk ke Lapas Cibinong…,” kata Wisnu.

“Bukan. Pigura tadi itu (foto Jimmy Masrin) loh yang ada di (rumah dinas) Kasi Kamtib tadi sudah berapa lama?” tukas Yanuar.

“Mohon izin menjelaskan, Bapak, bahwa pigura tersebut setelah kami tanya ke Kasi Kamtib, Bapak, bahwa pada hari Selasa tanggal 22 (September), tim Kamtib melakukan razia ke blok hunian, Bapak. Lalu menemukan beberapa barang terlarang, Bapak,” kata Wisnu.

“Pak, saya ingatkan ya. Jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan,” ucap Yanuar menyela.

👇👇

@metropolitan.id

Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putranto tampak gelagapan saat merespons pertanyaan Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, terkait keberadaan foto warga binaan, sofa, kulkas hingga fasilitas lainnya di sebuah rumah yang diklaim sebagai rumah jabatan. Yanuar mempertanyakan bagaimana warga binaan bisa berada di rumah tersebut. Sorotan juga muncul karena disebut tidak terdapat CCTV di lingkungan rumah. Video: TVR Parlemen #metropolitanid #kalapascibinong #fotowargabinaan #temuanombudsman

♬ original sound – Metropolitan.id

13 Rumah Dinas Belum Tercatat

Selain soal foto Jimmy Masrin, pemeriksaan terhadap kawasan Lapas Cibinong juga menemukan persoalan administrasi aset.

Mashudi menyebut terdapat 16 unit rumah dinas di lokasi tersebut.

Dari jumlah itu, 13 unit yang berada di bantaran Sungai Ciliwung belum tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (Simak BMN).

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan status administrasi, aset, serta pemanfaatan bangunan-bangunan tersebut masih didalami.

Sebelumnya, lima pejabat struktural Lapas Cibinong dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan terkait temuan Ombudsman.

Mereka terdiri dari kepala lapas, kepala pengamanan lapas, kepala seksi pembinaan dan pendidikan, kepala seksi keamanan dan ketertiban, serta kepala urusan umum.

Artikel terkait lainnya