DEMOCRAZY.ID – Eks Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan era Sri Mulyani, Yustinus Prastowo merespons pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan.
Adapun Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Suahasil Nazara menggantikan Purbaya lewat pelantikan di Istana Merdeka pada Senin, 14 September 2026.
Yustinus dalam akun X resminya @prastow berterima kasih kepada Presiden Prabowo karena telah menyelamatkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lewat pergantian pucuk pimpinan lembaga tersebut.
“Terima kasih telah menyelamatkan Kemenkeu dan bangsa Indonesia, Pak Presiden,” kata Prastowo.
Ia merasa bahwa pelantikan Suahasil Nazara menjadi langkah untuk menyelamatkan Kementerian Keuangan dan Bangsa Indonesia.
Sontak, pernyataan Prastowo di sosial media X tersebut viral.
Prastowo yang kini menjadi Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendapat ratusan balasan atas cuitannya yang tendensius.
👇👇
Terima kasih telah menyelamatkan Kemenkeu dan bangsa Indonesia, Pak Presiden🙏🏻
— Prastowo Yustinus (@prastow) September 14, 2026
Sementara, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap dijaga berada di bawah 3 persen demi mendukung stabilitas perekonomian Indonesia.
Suahasil menyampaikan bahwa instruksi Presiden mengamanatkan Kementerian Keuangan untuk terus menjaga akuntabilitas serta efisiensi penggunaan alokasi belanja negara.
Ia menegaskan bahwa efisiensi belanja diarahkan agar anggaran yang ada dapat menghasilkan dampak pemanfaatan maksimal bagi seluruh masyarakat.
Kemudian, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meyakini pengalaman dan kompetensi menjadikan Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru, Suahasil Nazara, sebagai figur yang tepat untuk mengelola APBN dan melakukan perbaikan tata kelola keuangan negara.
Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Suahasil Nazara yang pada hari ini telah dilantik sebagai Menkeu oleh Presiden Prabowo, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Dengan pengalaman dan kompetensi beliau, saya percaya Bapak Suahasil merupakan figur yang tepat untuk mengelola APBN agar lebih sehat dan kredibel, melakukan perbaikan tata kelola keuangan negara, memperkuat fiskal pusat dan daerah,” ujar Wapres Gibran dalam keterangan tertulis, Senin, 14 September 2026.
Tidak hanya itu, Gibran meyakini Suahasil, yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, dapat memperkuat sistem keuangan dalam mencegah korupsi dan inefisiensi penggunaan keuangan negara.
Dalam pernyataan yang sama dia juga mengajak semua pihak untuk terus mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Mari kita terus mendukung langkah Bapak Presiden dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan kepercayaan publik, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta mengelola keuangan negara yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” katanya.