DEMOCRAZY.ID – Sebuah video yang menampilkan kedatangan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ke sebuah rumah sederhana di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, viral di jagat maya.
Dalam video berdurasi 35 detik itu, Purbaya disebut-sebut mendatangi rumah tersebut pada Jumat (17/7/2026) malam.
Ia turun dari sebuah mobil Toyota Alphard berwarna hitam bersama sejumlah orang.
Terdapat satu mobil berwarna hitam yang diduga juga rombongan Purbaya. Tampak seorang laki-laki mengenakan pakaian hitam masuk ke rumah tersebut.
Lalu disusul dengan seorang laki-laki berpakaian putih yang tampak membersamai kedatangan Purbaya dan sejumlah orang itu untuk masuk ke dalam rumah.
Tampak tidak ada penjagaan ketat layaknya pejabat negara yang tengah berkunjung ke suatu wilayah dalam video kedatangan Purbaya ke rumah itu.
Diketahui, sehari sebelumnya Purbaya melakukan kunjungan ke Yogyakarta pada Kamis (16/7/2026).
Kedatangannya ialah untuk meluncurkan 80 unit becak kayuh listrik wisata (Bekalista) di Alun-alun Kidul Yogyakarta bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Sehari setelahnya video tersebut beredar luas di sejumlah media sosial.
TIM kemudian melakukan penelusuran. Diketahui rumah sederhana itu terletak di Blok B Nomor 24, RT 003 RW 005, Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, rumah tersebut bukan merupakan kediaman seorang pejabat atau pun tokoh besar.
Rumah itu tak lain merupakan sebuah tempat pengobatan alternatif milik seorang warga Kabupaten Karanganyar bernama Totok atau dikenal luas dengan nama Pak Totok.
Rumah berwarna coklat berpadu krem itu tampak sederhana dengan pagar yang tertutup rapat. Tidak ada aktivitas di rumah tersebut.
Terdapat tulisan “Tutup” yang terpasang di depan pintu rumah.
Rumah tersebut berada di pemukiman yang cukup padat penduduk dan berada tak jauh dari sebuah universitas swasta.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya membenarkan mengenai kedatangan Menkeu Purbaya pada Jumat (17/7/2026) malam.
“Iya datang (Menkeu Purbaya) pas malam-malam, tapi saya nggak tahu detailnya datang sama siapa,” ujar sumber tersebut saat ditemui, Selasa (21/7/2026).
Ia membenarkan bahwa rumah yang didatangi Menkeu Purbaya tersebut merupakan tempat pengobatan alternatif Pak Totok.
Dikatakannya rumah tersebut banyak didatangi pasien untuk berobat.
Namun ia mengaku tidak tahu menahu maksud kedatangan Menkeu Purbaya tersebut apakah untuk berobat atau yang lainnya.
“Banyak pasiennya beliau. Katanya juga macam-macam penyakitnya. Masalah penyakitnya apa saya enggak tahu. Kalau Pak Purbaya itu saya juga nggak tahu (maksud kedatangannya).”
“Dari warga juga nggak dengar apa-apa, saya juga nggak ke sana (mendatangi pengobatan alternatif Pak Totok),” ujarnya.
Pengobatan alternatif Pak Totok diketahui buka sejak pukul 07.00 WIB pagi dan tutup tak menentu menyesuaikan banyaknya pasien.
“Prakteknya memang dari pagi, pasiennya banyak. Tutupnya sampai pasien habis biasanya,” ujarnya.
Rata-rata pengobatan alternatif tersebut tutup siang atau sore hari.
Saat ada pasien yang datang malam hari, ia menyebut kemungkinan pasien tersebut telah membuat janji temu terlebih dahulu.
“Biasanya sampai siang aja, sampai sore itu pun jam 13.00. Kalau sampai malam selama ini nggak pernah. Kalau Pak Purbaya kemarin mungkin janjian. Tapi ya ndak tahu juga pastinya,” terangnya.
Mengenai kedatangan ajudan Purbaya yang disebut-sebut mampir ke sebuah warung makanan di dekat pengobatan tersebut, ia mengaku tidak tahu.
Hal yang ia ketahui kebanyakan orang yang mengantre menunggu giliran pengobatan akan mampir ke warung makan yang berada di sekitar lokasi.
“Iya kalau nunggu antrean jajannya ke sana (warung makan). Cuma waktu itu saya juga nggak tanya-tanya apa ajudannya Pak Purbaya atau dari mana, saya nggak ngeh. Setahu saya yang makan di sana itu orang-orang yang antre nunggu pengobatan,” jelasnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sumber: Kompas