Sentilan Menohok Aktivis ke Jokowi: Kasus Ijazah Sengaja Dibikin Ruwet, Kalau Punya Aslinya Pasti Berani Tunjukkan!

DEMOCRAZY.ID – Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan.

Pegiat media sosial Bachrum Achmadi mempertanyakan alasan persoalan dokumen pendidikan tersebut terus bergulir dan belum juga berakhir.

Menurut Bachrum, polemik ijazah Jokowi semestinya dapat diselesaikan dengan cara yang lebih sederhana apabila dokumen yang dipersoalkan memang asli dan sah secara hukum.

Ia menilai proses pembuktian yang berlarut-larut justru berpotensi memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat.

Bachrum berpendapat, seseorang yang memiliki dokumen pendidikan asli seharusnya tidak memiliki alasan untuk takut menunjukkan dokumen tersebut ketika dibutuhkan untuk menjawab keraguan publik.

“Masalah ijazah dibikin rumit dan ruwet, padahal orang kalau punya ijazah asli dan legal tidak akan takut menunjukkannya ke orang,” tulis Bachrum melalui akun X pribadinya, Rabu (12/08/2026).

Ia bahkan mengaku heran karena persoalan ijazah tersebut masih menjadi perdebatan hingga saat ini.

Bachrum kemudian melontarkan sindiran terkait dokumen pendidikan yang menjadi sumber polemik.

“Baru kali ini di dunia ada manusia takut keberadaan ijazahnya dilihat orang,” ujarnya.

Bachrum juga menyoroti cara Jokowi menghadapi polemik tersebut.

Menurutnya, persoalan yang sederhana justru terlihat semakin rumit ketika penjelasan yang diberikan berlarut-larut.

Ia kemudian mengaitkan hal tersebut dengan prinsip keterbukaan ketika seseorang menyampaikan kebenaran.

“Orang kalau jujur pasti gak jelimet muter sana-sini, tapi kalau pembohong sudah pasti banyak alasan!” kata Bachrum.

Meski demikian, pernyataan Bachrum tersebut merupakan pandangan dan tudingan pribadi terkait polemik ijazah Jokowi.

Keaslian dokumen pendidikan Jokowi sendiri menjadi bagian dari perkara dan proses hukum yang masih berjalan.

Polemik tersebut juga belum sepenuhnya berakhir di ranah hukum.

Roy Suryo masih menghadapi proses praperadilan terkait pencekalan dirinya ke luar negeri.

Sementara itu, Tifauziah Tyassuma juga mengajukan praperadilan terkait sah atau tidaknya penghentian penuntutan dalam perkara yang berkaitan dengan polemik tersebut.

Dengan sejumlah proses hukum yang masih berjalan, perdebatan mengenai dokumen pendidikan Jokowi hingga kini masih menjadi perhatian publik.

Artikel terkait lainnya