

DEMOCRAZY.ID – Aktivis dan politikus senior Sri Bintang Pamungkas menyinggung sosok Hari Mulyono yang disebutnya berkaitan dengan isu ijazah palsu Jokowi.
Dalam videonya yang beredar di X, Sri Bintang menyampaikan serangkaian dugaan yang merupakan pandangan pribadinya mengenai asal-usul ijazah yang dipersoalkan.
Hingga saat ini, klaim tersebut belum dibuktikan melalui putusan pengadilan.
Sri Bintang mengaitkan polemik ijazah Jokowi dengan Hari Mulyono yang disebutnya sebagai ipar Jokowi.
“Itu saya mengatakan, Jokowi itu nyolong meminta dengan paksa kepada iparnya, si Hari Mulyono yang menikahi Idayati adiknya, adik tirinya Jokowi itu,” ujar Sri Bintang, Kamis (30/7/2026).
Ia kemudian menyampaikan dugaan pribadinya mengenai proses yang disebutnya terjadi setelah itu.
“Dengan paksa minta ijazahnya itu. Nah itulah yang kemudian direkayasa lalu dicetak di Pramuka,” Sri Bintang menuturkan.
“Jadilah ijazah yang kemudian nyebar sekarang ini yang dibawa oleh Jokowi ke Polda Metro Jaya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sri Bintang juga menyinggung meninggalnya Hari Mulyono.
Ia berpendapat aparat penegak hukum seharusnya mendalami aspek tersebut.
“Nah jadi kalau polisi cerdik itu harusnya meneliti kematian Hari Mulyono,” tukasnya.
Ia kemudian mengemukakan dugaan pribadinya yang mengaitkan kematian Hari Mulyono dengan polemik yang sedang berkembang.
“Terkait dengan itu kemungkinan juga karena kasihan adiknya menjadi janda, lalu dikawinkanlah,” jelasnya.
Sri Bintang bilang, dugaan tersebut baru dapat dipastikan apabila dilakukan proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kalau terjadi jenazah digali kembali, lalu diotopsi, mungkin dugaan saya itu benar,” kuncinya.
👇👇
“Ijazah palsu Jokowi didapatkan dari meminta paksa ijazah Hari Mulyono suami Idayati. Coba jenazahnya diotopsi.
Baca JugaKarena kasihan Idayati kehilangan suami, dicarikanlsh suami pengganti, Ketua MK” (Sri Bintang Pamungkas)#PrabowoHarusLengser#PrabowoHarusLengser pic.twitter.com/acK9KYEPSG
— Artanabil (@ArtaN7707) July 30, 2026
Sebelumnya, Bambang Tri Mulyono, sosok yang pernah menggugat keaslian ijazah mantan Presiden Jokowi, kembali membuat pernyataan mengejutkan.
Ia menyinggung foto wisuda yang selama ini beredar luas di media sosial dan dikaitkan dengan Presiden Jokowi serta Ibu Negara, Iriana.
Dalam pernyataannya, Bambang Tri menilai foto tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ia temukan.
“Foto wisudahnya, itu foto wisudahnya Pak Hari Mulyono,” ujarnya blak-blakan, dikutip pada Minggu (19/10/2025).
Dikatakan Bambang Tri, foto itu kemudian diklaim sebagai foto Jokowi dan Iriana, padahal sebenarnya yang mendampingi itu sosok Idayati.
“Itu fotonya Pak Hari Mulyono dan Hidayati,” tukasnya.
Gerah bapaknya diributkan setiap hari, anak Hari Mulyono unggah foto bapak dan ibunya. Sama dengan foto di ijazah Jokowi ya#RakyatInginRevolusi2026 #RakyatInginRevolusi2026 pic.twitter.com/dDhGL2fKVZ
— Michel Adam1515 (@MichelAdam1515) July 29, 2026
Ia menegaskan, sosok perempuan dalam foto tersebut bukan Ibu Iriana.
“Bukan (Iriana). Idayati, dalam buku saya ada,” ungkapnya lagi.
Bambang Tri mengatakan, untuk mendapatkan bukti tersebut, ia harus menunggu waktu yang tepat.
“Nah, untuk mendapatkan bukti itu saya harus menunggu Ibu Idayati nikah,” Bambang Tri menuturkan.
Tambahnya, foto kenangan itu memperlihatkan kemiripan yang kuat dengan foto yang diklaim sebagai momen wisuda Presiden Jokowi.
“Karena ada foto kenangannya dengan suami pertama, itu ada fotonya waktu muda. Itu persis dengan foto yang di wisuda itu,” jelasnya.
Ia juga mengaku heran karena foto tersebut sempat beredar luas di media sosial dan diklaim sebagai foto wisuda Jokowi dan Iriana.
“Padahal itu sudah sekadong diklaim di Twitter, Iriana ini fotonya wisuda Jokowi. Dan yang mendampingi itu Iriana, kan begitu,” katanya.
Kosong ! @jokowi pendusta pic.twitter.com/WwcBNko0oO
— Natanael (@Natanael1587619) July 30, 2026
Meski begitu, Bambang Tri menyebut pihaknya memilih untuk tidak menjadikan hal tersebut sebagai bagian dari gugatan hukum.
“Tetapi ini memang tidak kita gugatkan untuk menyederhanakan gugatan,” imbuhnya.
Lebih jauh, Bambang Tri juga menyinggung adanya kemungkinan pengeditan pada foto tersebut.
“Sama Hari Mulyono wajahnya? Kan ada editing,” timpalnya.
“Jadi badannya badannya Hari Mulyono, wajahnya wajah Jokowi. Biasa kotak-ketik, kotak-ketik gitu,” sambung dia.
Bambang Tri pun kembali menegaskan bahwa kemiripan antara dua foto itu menurutnya bukan kebetulan.
“Betul. Persis itu, persis itu Hari Mulyono,” kuncinya.