Kader PDIP Beri Pengakuan Mengejutkan: Saya Pernah Pegang Ijazah Asli Jokowi!

DEMOCRAZY.ID – Mantan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden 2014, Andi Widjajanto, mengatakan pernah melihat dan memegang langsung ijazah milik Joko Widodo saat proses pencalonan pasangan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Andi ketika berbincang dengan pengamat politik Hendri Satrio dalam podcast di kanal YouTube Hendri Satrio Official.

Dalam wawancara tersebut, Hendri menanyakan keterlibatan Andi yang namanya turut disebut dalam polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI itu.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan keterlibatannya dalam persoalan dokumen Jokowi bukan sebagai pihak yang melakukan verifikasi keaslian ijazah.

Ia terlibat karena menjabat Sekretaris TKN Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 dan bertanggung jawab dalam proses kelengkapan administrasi pencalonan.

“Terkait dengan ijazah Pak Jokowi, pelibatan saya hanya berkaitan dengan proses kelengkapan berkas administrasi calon presiden, calon wakil presiden di 2014, saat saya menjabat sebagai Sekretaris Tim Kampanye Nasional untuk Jokowi-JK 2014,” ujar Andi dikutip pada Selasa (15/9/2026).

Dalam proses pengumpulan berkas tersebut, Andi mengaku melihat sekaligus memegang dokumen ijazah Jokowi.

Ia mengatakan hal serupa juga dilakukannya terhadap ijazah Jusuf Kalla yang ketika itu menjadi calon wakil presiden.

“Pada saat itu saya melihat, memegang langsung ijazah dari Pak Jokowi, juga ijazah Pak JK,” kata Andi.

Menurut dia, pengumpulan dokumen merupakan bagian dari persiapan administrasi pencalonan Jokowi-JK.

“Semua berkas-berkas data diri, ijazah sekolah hingga ijazah universitas, dikumpulkan, diserahkan ke KPU sebagai persyaratan pencalonan Pak Jokowi dan Pak JK,” ujar dia.

Proses Administrasi Berakhir di KPU

Andi mengatakan, peran tim kampanye dalam pengumpulan dan penyerahan dokumen berakhir setelah seluruh proses administrasi pencalonan dijalankan.

Menurut dia, proses pencalonan kemudian berlanjut setelah KPU menyatakan dokumen persyaratan Jokowi dan Jusuf Kalla memenuhi ketentuan.

“Tugas kami berakhir di situ. Dan proses pencalonan berakhir saat ijazah Pak Jokowi dan Pak JK oleh KPU dinyatakan sah dan lengkap, sehingga calon kami, Jokowi-JK, berhak untuk mengikuti proses pemilihan presiden 2014,” tutur Andi.

Dalam bagian awal wawancara tersebut, Andi juga menegaskan bahwa pengalamannya melihat dokumen tersebut menjadi alasan ia menyebut dirinya sebagai salah satu orang yang pernah memegang ijazah Jokowi pada 2014.

“Saya selalu akan bilang, saya salah satu orang yang merasa pernah memegang ijazah Jokowi asli ketika 2014,” tegas Andi.

[FULL VIDEO]

Artikel terkait lainnya