DEMOCRAZY.ID – Pegiat media sosial yang juga dikenal sebagai jurnalis, Ali Syarief, menyampaikan komentar yang ditujukan ke Presiden Prabowo Subianto.
Komentar pedas itu disampaikan melalui salah satu cuitan di akun media sosial X pribadinya.
Ali Syarief menyindir keras soal pernyataan dari Presiden Prabowo yang beberapa kali dinilai blunder dan keliru. Padahal, menurutnya masa jabatan yang diemban belum genap dua tahun.
Dan ia diketahui masih memiliki masa jabatan hingga 2029 mendatang artinya masih ada sekitar 3 tahun lagi memimpin Indonesia.
Hanya saja, sosok Presiden Prabowo disebutnya justru memimpin negara seolah Republik Indonesia (RI) ini adalah miliknya pribadi.
“Kerja belum dua tahun,” tulis Ali Syarief dikutip Kamis (20/8/2026).
“Kontrak kerja hanya sampai 2029; tapi serasa negara ini milik pribadinya,” ungkapnya.
Yang membuat Ali Syarief makin geram adalah pernyataan dari sang Presiden soal rakyatnya yang diminta untuk mencari negara lain.
“Rakyat disuruh pergi mencari negara lain!. Yg ingin bener, dijuluki londo ireng,” kritiknya.
“Ini namanya slip of your mindset 😜,” tambah Ali Syarief.
Kerja belum dua tahun. Kontrak kerja hanya smp 2029; tapi serasa negara ini milik pribadinya. Rakyat disuruh pergi mencari negara lain!. Yg ingin bener, di juluki londo ireng.
Ini namanya slip of your mindset 😜
— Ali Syarief – アリ・シャリーフ (@alisyarief) August 20, 2026
Diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto membuat pernyataan yang menyita perhatian publik saat berpidato di puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026) lalu.
Prabowo mempersilakan warga negara yang menilai Indonesia dalam kondisi suram untuk mencari negara lain.
“Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah saja, yang merasa Indonesia suram silakan kalau mau cari negara lain. Silakan, tidak ada yang melarang,” kata Prabowo, sebagaimana tercatat dalam transkrip resmi yang dipublikasikan Sekretariat Negara.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo di hadapan ribuan pengurus dan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang memadati Indonesia Arena.
Acara tersebut mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” dan sekaligus menjadi momentum dimulainya tahap operasional KDMP di seluruh Indonesia.
Dalam pidato yang sama, Prabowo mengajak masyarakat yang memilih tetap tinggal di Indonesia untuk bersatu, bergotong royong, dan bekerja sama membangun bangsa.
“Kalau di Indonesia, mohon lah mari, mari kita bersatu, mari kita gotong royong, mari kita kerja sama,” ujarnya.
👇👇
“Yang Merasa Indonesia Suram, Silahkan Cari Negara Lain”
Presiden model @prabowo
Sumpah……Jangan Dipilih Lagi ⛔️ pic.twitter.com/Z6FZaYBQuU— ¥@N’$ (@yaniarsim) July 13, 2026