DEMOCRAZY.ID — Kritik bernada satir kembali dilayangkan oleh jurnalis sekaligus pegiat media sosial, Ali Syarief, terkait polemik dokumen akademik yang menyeret nama mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Melalui akun X (Twitter) pribadinya, Ali menyoroti rekam jejak karier politik bapak dan anak tersebut yang berhasil menduduki jabatan-jabatan tertinggi di eksekutif tanpa adanya transparansi dokumen ijazah asli yang dinilai meyakinkan publik.
Ali menyebut Jokowi sebagai figur “luar biasa” karena mampu melewati berbagai jenjang kontestasi elektoral—mulai dari kursi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga memenangi dua periode pemilihan presiden—meskipun perdebatan mengenai keabsahan ijazah akademiknya terus bergulir dan dipertanyakan publik hingga detik ini.
“Tokoh yang luar biasa, @jokowi bisa menjadi wali kota, gubernur, dan presiden dua kali dg ijazah yang tidak pernah diperlihatkan aslinya,” tulis Ali.
Tidak hanya sang ayah, sorotan tajam juga diarahkan kepada putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.
Ali menyoroti bagaimana Gibran berhasil melenggang ke Istana Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, kendati instrumen administratif kelulusan tingkat menengah atas yang digunakan saat pendaftaran dikabarkan hanya berbekal surat keterangan penyetaraan ijazah.
“Anaknya, Gibran, duduk sebagai Wapres RI, dengan hanya selembar surat keterangan setara dg ijazah SMA,” tuturnya.
Menutup sentilannya, Ali melontarkan kritik keras terhadap standar kepemimpinan nasional masa kini dengan membandingkannya secara satir terhadap rekam jejak para kepala negara terdahulu.
“Nggak ada artinya itu presiden-presiden hebat sebelumnya,” pungkasnya.
Tokoh yang luar biasa, @jokowi bisa menjadi walikota, gubernur dan presiden dua kali dg ijazah yang tidak pernah diperlihatkan aslinya. Anaknya, Gibran, duduk sebagai Wapres RI, dengan hanya selembar surat keterangan setara dg ijazah SMA.
Nggak ada artinya Itu presiden presiden…
— Ali Syarief – アリ・シャリーフ (@alisyarief) August 12, 2026