DEMOCRAZY.ID – Akademisi Rocky Gerung membela konsep Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih ala Presiden Prabowo Subianto.
Dia menjawab kritik sejumlah pihak selama ini terhadap Kopdes Merah Putih.
Terutama yang kerap menyebut koperasi mesti dibangun dari bawah.
“Masyarakat disuruh bikin dari bawah, apakah mereka punya kapital? Kapital finansialnya nggak ada,” kata Rocky dikutip dari YouTube Official iNews, Kamis (24/9/2026).
Rocky menjelaskan, karena masyarakat tidak punya modal, maka negara nasuk menggunakan Angaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
“Negara bayar itu pakai APBN, disitu perintah konstitusi,” ujarnya.
Dia lalu menyentil Kabinet Bayangan yang selama ini kerap mengkritik Kopdes Merah Putih.
“Tapi nanti, nggak ada koperasi di dalam konstitusi. Tapi cara berpikir kabinet bayangan ini hanya membayang-bayangi hal yang ngak ngerti,” ucapnya.
Rocky menilai Kabinet Bayangan tak paham dengan konsep koperasi.
“Dia membayangkan eksteriornya, tidak tertulis disitu. Tap interiornya memang koperasi. Emang cuma koperasi yang memungkinkan kesadaran itu,” imbuhnya.
Kritik bahwa koperasi harus dibangun fari bawah menurutnya tidak bisa dilakukan.
Mengingat kapitalisme mengakar dari bawah.
“Sekarang orang bilang, membangun dari bawah. Bagaimana caranya? Monopoli kapitalisme ada di bawah kok,” ungkapnya.
Rocky memberi analogi mawar.
“Mawar itu baru bisa tumbuh kalau belukar di sekitarnya dipangkas dulu. Negara memangkas belukar itu, supaya mawar koperasi itu hidup,” terangnya.
Lebih jauh, Rocky menyebut Robert Owen.
Pemikir sosialisme utopis yang juga disebut sebagai bapak gerakan koperasi.
“Ya, Robert Owen membangun dari bawah. Tahu ngak Robert Owen itu siapa? Orang paling kaya di Inggris. Punya perusahaan saham,” imbuhnya.
Jika ditilik dari pribadinya, Robert Owen menurut Rocky seorang kapitalis.
“Dia kapitalis, tapi dia mau mengucapkan bahwa kalau saya jadi kapitalis dan terus-menerus begini, rakyat di bawah nggak bisa,” jelasnya.
“Dia ambil risiko untuk membangun dari bawah. Boleh nggak kapitalis bangun koperasi? Ada tuh. Robert Owen justru,” sambung Rocky.
Rocky menyentil pihak yang selama ini mempersoalkan Kopdes Merah Putih.
Menurutnya pengetahuan mereka dangkal.
“Jadi ini yang saya sering kali sebut, pengetahuan kita tuh dangkal tapi mau mau berdebat gitu,” ujarnya.
Di sisi lain, dia mengaku tak peduli dengan pandangan publik terhadapnya.
“Saya nggak peduli, saya hanya meluruskan itu. Tapi publik merasa begitu, nggak. Saya nggak peduli dengan publik! Karena dunia kampung nggak mau ngajarin publik kok,” pungkasnya.