DEMOCRAZY.ID – Lagi trend di jagat dunia maya uang rupiah bertanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai jadi buruan para penggemar numismatik.
Bukan karena nominalnya, melainkan karena tanda tangan Purbaya tercetak pada uang yang kini beredar di masyarakat.
Salah satu yang ditemukan adalah uang kertas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2022 dengan Tahun Cetak 2026.
Guys, emang bener ya uang Rp100.000 yang ada tanda tangan Pak Purbaya bakal jadi uang yang dicari collector? 👀 pic.twitter.com/dLjCKRMcqk
— Kang Bahar (@Smash1014314) September 20, 2026
Banyak netizen yang saling membagikan koleksi uang mereka yang memuat tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa yang saat itu menjabat Menteri Keuangan bersama tanda tangan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Keberadaan uang tersebut menarik perhatian karena posisi kedua pejabat yang namanya tercantum di dalamnya kini tidak lagi menduduki jabatan sebelumnya.
siapa yang punya uang ttd Pak Purbaya pic.twitter.com/tBEmTv02FG
— Astro_Boy (@Astro_Boy020) September 20, 2026
Purbaya tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan setelah digantikan Suahasil Nazara pada 14 September 2026.
Sementara Perry Warjiyo juga telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia pada 27 Juli 2026 lalu.
Mendadak Jadi Incaran Kolektor?
Dokumen & uang bertanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa saat jadi Menteri Keuangan mulai diburu!
Baca JugaSetelah resmi digantikan Suahasil Nazara pada pertengahan September 2026, nama Purbaya Yudhi Sadewa tiba² muncul lagi diperbincangan publik.
— Palest🇵🇸In🇮🇩donesia (@p4lest1ndones1a) September 21, 2026
Temuan uang dengan kombinasi tanda tangan tersebut bahkan menjadi pembahasan di kalangan komunitas numismatik.
Sejumlah penggemar menyarankan agar uang tersebut disimpan, mengingat pergantian pejabat dapat membuat variasi tanda tangan pada cetakan berikutnya berubah.
Orang orang kok dapat uang ttd pak Purbaya ya? Ini ttd Mentri srimul kan? pic.twitter.com/5Kx63pmy2y
— Riin🌸(人 •͈ᴗ•͈) (@yapstale) September 21, 2026
“Yeayy punya 1 uang lembar 100rb yang ada ttd Pak Purbaya kemarin nyari-nyari aku,” kata netizen.
“Aku nemu di dompet punya 3 lembar kak, jadi saya mau buat jajan,” kata lainnya.
Meski demikian, munculnya tanda tangan Purbaya pada uang rupiah tidak serta-merta membuat uang tersebut menjadi langka atau memiliki harga jual tinggi.
uang cepe kalian ttd-nya pak purbaya tidaa? pic.twitter.com/uyGTh2ojgB
— namaso (@cariaeosa) September 21, 2026
Tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI memang merupakan bagian dari unsur pada uang rupiah kertas.
Pergantian pejabat yang tanda tangannya tercetak pada uang juga tidak otomatis membuat uang tersebut tidak berlaku sebagai alat pembayaran.
Dalam dunia numismatik, nilai sebuah uang koleksi tidak hanya ditentukan oleh siapa pejabat yang tanda tangannya tercetak.
Yeayyy, punya 1 lembar uang Rp100 ribu yang ada tanda tangan Pak Purbaya. 🫶🏻🥺🥺
Kemarin nyari-nyari akhirnya dapat jugaaa. 😭
Kalian punya juga nggak, guys? pic.twitter.com/LVEl25gWiE
— txt keabsurdan wni (@txtharihariWNI) September 20, 2026
Kondisi fisik, kelangkaan, variasi cetakan, nomor seri, jumlah uang yang beredar, serta permintaan kolektor menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi nilai koleksinya.