Putra Mantan Presiden Diselidiki Atas Dugaan Korupsi

DEMOCRAZY.IDFlavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, tengah diselidiki atas dugaan korupsi dan pencucian uang.

Penyelidikan ini menggemparkan Brasil karena terungkap hanya beberapa minggu menjelang pemilu, di mana Flavio menjadi salah satu capres.

Flavio, capres dari kubu sayap kanan, akan bersaing memperebutkan kursi kepresidenan melawan petahana dari kubu sayap kiri, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, dalam pemilu yang dijadwalkan pada Oktober mendatang.

Sebuah dokumen pengadilan yang baru dirilis ke publik pekan ini, seperti dilansir AFP, Sabtu (12/9/2026), mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menyelidiki Flavio, sejak Juli lalu, terkait kemungkinan tindak pidana “dalam konteks pendanaan produksi” sebuah film yang akan tayang mengenai ayahnya.

Pada Kamis (10/9), polisi melakukan puluhan penggerebekan terkait dugaan penggelapan dana publik oleh perusahaan yang memproduksi film biografi yang menampilkan sosok sang ayah secara positif.

Film berjudul “Dark Horse” — yang dibintangi aktor Amerika Serikat (AS) Jim Caviezel sebagai Jair Bolsonaro — telah menjadi sorotan dalam skandal korupsi yang semakin meluas dan membayangi pemilu.

“Tidak ada yang saya sembunyikan. Film itu sepenuhnya legal,” tegas Flavio dalam sebuah acara kampanye pemilu pada Jumat (11/9).

Penyelidikan semacam ini tidak mengalangi seseorang untuk mencalonkan diri dalam pemilu di Brasil.

Para pemilih di negara dengan perekonomian terbesar di Amerika Latin itu akan mendatangi tempat pemungutan suara pada 4 Oktober mendatang.

Flavio yang berusia 45 tahun dan kini merupakan Senator Brasil, terjun ke kancah pemilu setelah ayahnya dijebloskan ke penjara terkait tuduhan mengupayakan kudeta pada tahun 2022.

Dia memposisikan dirinya sebagai sosok yang “lebih moderat” dibandingkan ayahnya yang berwatak keras dan kontroversial.

Dalam kampanyenya, Flavio berjanji untuk “menyelamatkan” Brasil dari korupsi, kejahatan, harga pangan yang tinggi, dan utang publik yang melonjak.

Dia juga berkomitmen untuk menindak tegas kejahatan — isu yang menurut berbagai jajak pendapat menjadi perhatian utama para pemilih.

Kampanye Flavio diguncang oleh terungkapnya informasi bahwa dia pernah meminta dana kepada Daniel Vorcaro, seorang bankir yang terjerat tuduhan penipuan dan memimpin bank swasta Banco Master yang telah bangkrut.

Dana tersebut disebut untuk membiayai produksi film “Dark Horse”.

Sumber kepolisian mengungkapkan kepada AFP bahwa target penggerebekan pada Kamis (10/9) itu mencakup Karina Gama, pimpinan perusahaan yang memproduksi “Dark Horse”, dan Mario Frias, seorang anggota kongres pendukung Flavio yang tercatat sebagai produser eksekutif film tersebut.

Para pejabat kepolisian menyatakan bahwa dana tersebut berasal dari anggaran parlemen yang tersedia bagi para legislator untuk membiayai proyek-proyek khusus, biasanya di wilayah basis pemilu tersebut.

Artikel terkait lainnya