Pesan Ustadz Adi Hidayat ke Prabowo Saat Pilpres 2019 Mendadak Viral Lagi!

DEMOCRAZY.ID – Video yang memperlihatkan Ustaz Adi Hidayat berbincang dengan Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian.

Rekaman tersebut diambil pada 2019, ketika Prabowo belum menjabat sebagai Presiden RI dan tengah mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Dalam video itu, Adi Hidayat terlihat mengunjungi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Ia datang bersama sejumlah artis yang saat itu juga diketahui memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana politik Pilpres 2019.

Adi Hidayat yang ketika itu mendukung Prabowo-Sandiaga menyampaikan sejumlah pesan kepada Prabowo, terutama mengenai tanggung jawab seorang pemimpin apabila kelak mendapat amanah memimpin negara.

Salah satu pesan yang disampaikan Adi Hidayat berkaitan dengan amanah kepemimpinan.

Ia meminta Prabowo untuk menggunakan kekuasaan demi kemaslahatan apabila akhirnya ditetapkan sebagai presiden.

“Jika Bapak ditetapkan jadi dan baik, buat maslahat yang baik sebagai bagian dari ibadah… maka saya akan jadi orang pertama yang bersaksi di hadapan Allah di hari kiamat. Saya akan gandeng tangan Bapak ke surga.”

Namun, Adi Hidayat juga menyampaikan peringatan dengan nada tegas.

Ia mengatakan akan menjadi orang pertama yang memberikan kesaksian apabila Prabowo dianggap mengkhianati amanah kepemimpinan.

“Tapi kalau Bapak mengkhianati amanah kepemimpinan maka saya akan jadi orang pertama di hadapan Allah yang bersaksi atas kecurangan Bapak.”

Ia kemudian melanjutkan pesannya dengan meminta Prabowo senantiasa bertakwa kepada Allah.

“Dan saya mohon agar dilipatgandakan siksa Bapak di neraka. Bertakwalah kepada Allah. Saya akan berdoa siang malam dalam sujud saya.”

Pesan tersebut disampaikan dalam konteks Pilpres 2019, ketika Prabowo masih berstatus sebagai calon presiden.

Saat itu, ia berpasangan dengan Sandiaga Uno menghadapi pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Karena itu, video tersebut merupakan rekaman lama yang dibuat sebelum Prabowo menjadi Presiden RI.

Pertemuan di kediaman Jalan Kertanegara itu juga berlangsung dalam suasana politik Pilpres 2019, bukan setelah Prabowo menduduki jabatan sebagai kepala negara.

Pesan Adi Hidayat dalam pertemuan tersebut pada dasarnya menekankan satu hal: jabatan publik merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, termasuk di hadapan Tuhan.

Potongan video itu kini kembali diperbincangkan karena memperlihatkan sikap Adi Hidayat saat memberikan dukungan politik kepada Prabowo sekaligus menyampaikan pesan moral mengenai konsekuensi yang melekat pada kekuasaan.

Artikel terkait lainnya