Kembali Viral! Pernyataan Lama Prof. Ryaas Rasyid: Dia Itu Tidak Punya Ijazah

DEMOCRAZY.IDPakar Ilmu Politik dan Pemerintahan, Prof. Ryaas Rasyid punya kesimpulan menarik terkait isu ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.

Prof. Ryaas Rasyid menyampaikan hal ini di podcast Abraham Samad di Chanal YouTube.

Meski pernyataan tersebut sudah lama, namun kembai viral dan potongannya dibagikan di media sosial saat polemik terkait ijazah tersebut kini masih berproses di ranah hukum.

Ia menyampaikan ada kesimpulan sederhana yang berhasil ditariknya.

Dengan tegas mengatakan Jokowi tidak memiliki ijazah.

“Saya itu punya kesimpulan sederhana, dia (Jokowi) itu tidak punya ijazah,” kata Prof. Ryaas Rasyid.

Penarikan kesimpulan itu juga disertai dengan indikasi-indikasi yang tentunya mendukung pernyataan darinya soal ijazah ini.

Salah satu yang disebutkannya adalah mantan Presiden RI Ketujuh itu tidak punya ijazah karena tidak punya kapasitas sebagai sarjana.

“Indikasinya banyak, tapi yang paling nampak adalah memang dia tidak punya kapasitas sebagai sarjana,” tuturnya.

“Sarjana apa pun, sebab seorang sarjana itu punya struktur berpikir yang clear berbicara secara sistematik,” sambungnya.

“Ini kalau lulusan sekolah tinggi, dia menyusun kata yang teratur dan fokus. Dia (Jokowi) tidak punya sama sekali kemampuan itu,” jelasnya.

Poin kedua yang membuatnya bisa menarik kesimpulan tersebut adalah alasan mengapa sampai saat ini ijazah tersebut masih terus disembunyikan.

Prof. Ryaas Rasyid tegas mengatakan mengapa ijazah ini begitu keras untuk terus disembunyikan padahal publik sudah menanti-nanti wujudnya.

“Yang kedua, ada apa sesuatu yang asli ini disembunyikan. Kalau dia mengatakan punya ijazah asli kenapa disembunyikan,” paparnya.

Prof. Ryaas Rasyid menjelaskan jika ijazah tersebut terus-menerus disembunyikan maka ini diartikannya sebagai sesuatu yang bermasalah.

Karena menurutnya, sesuatu yang bermasalah itu pastinya tidak akan mudah atau sembarangan untuk bisa ditunjukkan.

“Kalau menurut saya sesuatu yang disembunyikan ini selalu bermasalah dan secara sadar ia mengakui ijazahnya itu bermasalah dan tidak sembarangan ditunjukkan,” ucapnya

Ia menyinggung soal pernyataan akan segera diperlihatkan di Pengadilan begitu juga ke kepolisian hanya saja sampai sekarang belum ditunjukkan.

Jadi menurut kesimpulan Prof. Ryaas Rasyid, ini adalah sesuatu yang sulit dicerna dan ia menariknya dengan tegas bahwa ijazah tersebut bisa saja tidak ada.

“Hebatnya dia, itu akan menunjukkan ke pegadilan, pengadilan disorot dia juga tidak muncul. Dia mengatakan sudah serahkan ke Polisi, polisi mengaku terima fotocopy,” terangnya.

“Jadi ini masalah yang sulit dicerna secara logika. Tapi kesimpulan saya dia tidak punya ijazah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi telah menyatakan hanya akan menunjukkan ijazah aslinya di pengadilan jika diminta oleh hakim.

Dia tegas menolak menunjukkan di luar proses hukum karena menurutnya tidak ada hak masyarakat untuk memaksanya untuk menunjukkan dokumen pribadinya.

Artikel terkait lainnya