DEMOCRAZY.ID โ Politikus PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahaean, melontarkan kecaman keras terhadap kebijakan ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam yang diterapkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Ia menilai kebijakan yang diambil selama satu dekade kepemimpinan lalu bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan sebuah bentuk kejahatan luar biasa terhadap kedaulatan bangsa.
Ferdinand menyoroti masifnya eksploitasi dan penguasaan sektor pertambangan serta sumber daya mineral di Indonesia yang sebagian besar terkonsentrasi di bawah kendali investasi asal China.
Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat kebijakan hilirisasi yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan nasional jangka panjang, melainkan menguras kekayaan negeri untuk kepentingan negara asing.
“China telah menguasai hampir semua sumber daya mineral kita karena kebijakan Jokowi. Dan, ini adalah sebuah kejahatan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara,” ujar Ferdinand, Jumat (14/8/2026).
Ia berpendapat bahwa kekayaan mineral Indonesia yang begitu melimpah seharusnya mampu menjadi penopang utama kemandirian anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tanpa harus bergantung pada utang luar negeri.
Namun, alih-alih menyejahterakan rakyat, hasil kekayaan alam tersebut justru disebutnya habis terkuras.
“Sumber daya mineral kita seharusnya mampu menopang anggaran negara kita secara mutlak. Tapi semua itu sekarang atas nama hilirisasi telah digadaikan oleh Jokowi,” terangnya.
Lebih lanjut, Ferdinand menegaskan bahwa jika pengelolaan sumber daya alam dilakukan dengan tata kelola yang benar dan berdaulat, pendapatan negara dari sektor pertambangan seharusnya dapat membiayai seluruh kebutuhan subsidi masyarakat serta mengentaskan bangsa dari ancaman kemiskinan akut.
Ia menutup kritiknya dengan kekecewaan mendalam atas habisnya cadangan strategis mineral nasional yang dinilai tidak meninggalkan nilai tambah yang signifikan bagi kemakmuran rakyat Indonesia secara merata.
“Sumber daya mineral kekayaan alam kita yang begitu besar harusnya melimpah untuk membiayai anggaran negara, membiayai subsidi untuk rakyat, sumber daya mineral, habis, habis ludes semua diambil oleh mereka karena Jokowi,” pungkasnya.
๐๐
Dengarkan baik-baik kalo kalian masih memuji Jokowi, berarti memang bungul.
Baca JugaFerdinand Hutahaean: Akhirnya Rakyat menanggung beban utang ugal-ugalan Jokowi 10 ribu T. pic.twitter.com/hwJY6WQgpk
โ Chusnul ch๐timah (@ch_chotimah2) August 13, 2026