Purbaya Masih Mending, Publik Ungkit Kembali Drama Gus Dur Saat Depak Jusuf Kalla dari Kursi Menteri

DEMOCRAZY.ID — Pencopotan mendadak Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026) menyisakan cerita di balik layar yang dramatis.

Proses pergantian kepemimpinan fiskal tersebut berjalan dalam tempo sesaat; siang harinya Purbaya masih tampak memimpin Rapat Kerja bersama DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, sebelum akhirnya rapat terpaksa diskors akibat panggilan telepon penting dari istana yang berujung pada kepergiannya dari lokasi.

Menanggapi detik-detik pencopotan yang mengejutkan publik itu, mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, turut memberikan catatan perbandingan melalui akun X pribadinya pada Selasa (15/9/2026).

Ia menarik ingatan publik pada drama politik masa lalu ketika Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendepak Jusuf Kalla (JK) dari posisi Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada April 2000 silam.

Dede mengingatkan bagaimana JK kala itu tengah berada di luar negeri sebelum akhirnya dipanggil pulang secara mendadak oleh presiden.

Meski sempat berkelit dengan menunjukkan secarik kertas kosong yang diklaim sebagai surat izin, JK tetap saja dilengserkan setelah hanya menikmati masa jabatan singkat sekitar enam bulan sejak diangkat pada Oktober 1999 dengan alasan resmi dugaan indisipliner serta praktik KKN.

“Masih mending Purbaya sudah 1 tahun 6 hari. Tapi teteup yg dimasalahin disaat lagi rapat dengan DPD koq dicopot, padahal dulu..dulu yah, lagi di Luar Negeri disuruh pulang,” tulis Dede menybandingkan dinamika pemecatan kilat tersebut.

Kini, estafet kepemimpinan Kementerian Keuangan telah resmi beralih kepada Suahasil Nazara yang dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, menandai babak baru penataan formasi ekonomi di tengah gelombang dinamika politik kabinet.

Artikel terkait lainnya