DEMOCRAZY.ID – Tim Nasional Indonesia kembali mendapat tambahan amunisi baru.
Winger muda Luke Anthony Vickery resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, Kamis (16/7/2026).
Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.
Dengan rampungnya proses naturalisasi, Luke kini memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia pada ajang internasional setelah menyelesaikan proses administrasi di FIFA.
Supratman mengatakan kehadiran Luke diharapkan dapat memperkuat skuad Garuda dalam upaya mewujudkan target tampil di Piala Dunia 2030.
“Saya berharap Luke bisa berjuang bersama pemain timnas lain untuk bahu membahu mewujudkan keinginan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2030,” ujar Supratman.
Luke pun mengaku antusias usai resmi menjadi WNI.
Pemain berusia 20 tahun itu menyatakan siap memberikan kemampuan terbaiknya demi Merah Putih.
“Saya bersama tim siap untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030,” kata Luke.
Naturalisasi Luke diawali dari usulan PSSI melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga pada awal 2026.
Setelah melalui seleksi administrasi dan kajian Tim Pemeriksa dan Peneliti Pemberian Kewarganegaraan (TP3K), permohonannya mendapat persetujuan DPR pada 17 Juni 2026 sebelum akhirnya ditetapkan sebagai WNI.
Lihat postingan ini di Instagram
Baca Juga
Luke Anthony Vickery lahir di Kailua, Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005.
Meski lahir di Amerika Serikat, ia tumbuh besar di Australia dan memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibu.
Neneknya, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 3 Desember 1937 sehingga membuat Luke memenuhi syarat untuk dinaturalisasi menjadi WNI.
Pemain dengan tinggi sekitar 183 sentimeter itu berposisi utama sebagai winger kanan, namun juga mampu bermain di sisi kiri maupun sebagai penyerang.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta naluri menyerang menjadi kekuatan utamanya.
Karier profesional Luke dimulai bersama akademi Western United sebelum menembus tim utama klub tersebut.
Pada 2025, ia bergabung dengan Macarthur FC yang berlaga di kasta tertinggi Liga Australia (A-League Men).
Bersama Macarthur, performanya terus meningkat dengan kontribusi gol dan assist yang membuatnya masuk radar PSSI.
Sebelum memilih membela Indonesia, Luke sempat memperkuat Timnas Australia U-19.
Namun, setelah proses naturalisasi rampung, ia kini siap membuka lembaran baru bersama Timnas Indonesia dan diharapkan menjadi salah satu pemain muda yang dapat memperkuat lini serang Garuda dalam beberapa tahun ke depan.