Prabowo Ngamuk Tegaskan Pemerintahan Tidak Gagal: MBG dan Kopdes Salahnya Apa?!

DEMOCRAZY.IDPresiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat bertemu sejumlah petinggi media di kediamannya di Hambalang.

Prabowo menilai ada kelompok tertentu yang berupaya membentuk opini bahwa pemerintah tidak berhasil menjalankan program-programnya.

“Jadi ini ada kelompok yang mau pengaruhi bahwa kita gagal, kita ini. Kita tidak gagal, kita berhasil,” ujar Prabowo, Kamis (17/9/2026).

Prabowo Pertanyakan Program Pemerintah Disebut GagalPrabowo kemudian mempertanyakan dasar yang digunakan untuk menyebut pemerintah gagal.

Dia menyinggung sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Salahnya apa, saya mau tanya. MBG, Koperasi Merah Putih. Salahnya apa kalau saya menghemat ratusan triliun, saya bisa perbaiki sekolah,” katanya.

Menurut Prabowo, pemerintah juga menjalankan kebijakan untuk memperkuat pertahanan nasional.

“Salahnya apa kalau saya besarkan kekuatan pertahanan supaya kita nggak diganggu,” ujarnya.

Dia juga menyinggung langkah pemerintah menertibkan aktivitas pertambangan ilegal.

“Salahnya apa kalau saya tutup ribuan tambang ilegal. Anda kira rakyat mau kekayaan diambil terus? Enggak,” kata Prabowo.

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Tak SukaPrabowo kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak gagal.

Dia menduga ada kelompok tertentu yang berkepentingan terhadap sistem yang selama ini berjalan.

“Yang 0, sekian persen orang yang nikmati triliunan akibat permainan-permainan itu pat gulipat, ya pasti mereka nggak suka. Saya nggak ada urusan sama mereka,” ucapnya.

Prabowo lantas mempertanyakan pihak yang selama puluhan tahun disebut memperoleh keuntungan dari kebocoran dalam pengelolaan sumber daya.

“Siapa yang untung dari sistem kebocoran-kebocoran ini selama puluhan tahun,” tuturnya.

Singgung Kemiskinan dan Sekolah RakyatPrabowo juga berbicara mengenai upayanya mengurangi kemiskinan.

Dia mengaku heran jika masyarakat miskin disebut tidak mendukung kebijakan pemerintah.

“Saya mau hilangkan kemiskinan, bagaimana orang miskin kok marah sama saya,” katanya.

Dia kemudian menyinggung program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Orang yang anak nggak bisa sekolah, saya berikan sekolah berasrama. Makanya, saya tiap kali ke sekolah rakyat, saya keluar air mata,” ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo menyinggung target pemerintah di sektor pangan.

“Swasembada pangan, siapa yang bisa lakukan dalam waktu satu tahun? Kau lihat inflasi kita,” katanya.

Prabowo: Kelompok Ekstrem Selalu Ada

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung keberadaan kelompok yang menurutnya menggunakan berbagai isu untuk memengaruhi opini publik.

“Gini, kelompok ekstrim itu selalu ada, Saudara Andro, ya kan? Jadi orang yang didasarkan oleh dendam dan kebencian itu selalu ada,” ucapnya.

Dia mengatakan kelompok yang memanfaatkan berbagai persoalan untuk membentuk opini terhadap pemerintah akan selalu ada.

“Tapi kelompok-kelompok yang memanfaatkan ini semua ya itu selalu ada, akan ada,” lanjut Prabowo.

Meski pemerintahannya terus mendapat kritik dan menghadapi perdebatan atas berbagai kebijakan, Prabowo mengaku tetap yakin dengan dukungan masyarakat.

“Tapi saya kok enggak, saya merasa sangat yakin. Rakyat di belakang saya,” pungkasnya.

Artikel terkait lainnya