Lampu Hijau Pilpres 2029! Anies Baswedan Dipastikan Maju Lewat Kendaraan Politik Baru

DEMOCRAZY.ID — Peta persaingan menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menampakkan dinamika awal yang menarik perhatian publik.

Partai Gerakan Rakyat (PGR) secara resmi mengambil langkah taktis dengan mendaftarkan diri sebagai calon partai politik peserta Pemilu 2029 ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada Kamis (23/7/2026).

Langkah administratif tersebut langsung dibarengi dengan deklarasi politik yang tegas.

Tanpa menunggu lama, partai baru ini secara terbuka memproyeksikan figur Anies Baswedan sebagai calon presiden yang akan diusung pada kontestasi lima tahunan mendatang.

Pengamat politik kenamaan, Adi Prayitno, menilai kemunculan PGR sebagai babak baru dalam mobilitas politik mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menurutnya, sejak awal dibentuk, ornamen dan jejaring di dalam tubuh PGR memang tidak bisa dilepaskan dari lingkaran pendukung setia Anies.

“Saya kira salah satu isu politik yang menarik untuk dibicarakan kali ini adalah soal Partai Gerakan Rakyat yang secara resmi akan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden di 2029,” ujar Adi Prayitno melalui kanal YouTube pribadinya, dikutip Sabtu (25/7/2026).

“Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, saat mendaftarkan partai ini ke Kemenkumham untuk menjadi partai politik peserta pemilu di 2029,” imbuhnya.

Ia menambahkan, desain besar di balik berdirinya partai ini memang diproyeksikan agar Anies memiliki kepastian tiket kendaraan politik mandiri.

Mengingat sistem ketatanegaraan Indonesia mensyaratkan pencalonan presiden dan wakil presiden wajib diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu, keberadaan PGR menjadi instrumen vital.

Sahrin Hamid Pastikan Anies Jadi Capres Jika PGR Sah Jadi Peserta Pemilu

Pernyataan senada sebelumnya telah dikonfirmasi secara langsung oleh Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, usai proses pendaftaran di Kemenkumham.

Di hadapan para kader dan awak media, Sahrin menjawab tegas pertanyaan publik mengenai arah koalisi dan figur yang akan dijagokan partainya.

“Baik, baik. Teman-teman, ada pertanyaan, Apakah jika Partai Gerakan ini sah menjadi partai politik, apakah mencalonkan Anies sebagai calon presiden? Nah, itu pertanyaannya. Mungkin susah disampaikan, tapi jawabannya insyaallah mudah,” ucap Sahrin.

Tanpa ada keraguan, ia menegaskan bahwa mandat utama pendirian partai ini adalah mengantarkan Anies Rasyid Baswedan menuju bursa pencalonan orang nomor satu di republik ini.

“Jawabannya adalah bila Partai Gerakan Rakyat ditetapkan menjadi partai peserta pemilu, maka oleh konstitusi dinyatakan dapat mengusulkan calon Presiden Republik Indonesia, maka sudah dipastikan calon presidennya adalah Anies Rasyid Baswedan!” tegas Sahrin mantap.

Deklarasi dini ini sekaligus menandai babak baru konsolidasi kekuatan politik di luar lingkaran kekuasaan petahana, di mana simpul-simpul pengusung perubahan mulai merajut infrastruktur hukum dan organisasinya jauh-jauh hari demi menghadapi konstelasi politik nasional di masa depan.

Artikel terkait lainnya