Dari Relawan Anies ke Penjilat Gibran, Aktivis Politik: Benny Parapat Diduga Terima Duit!

DEMOCRAZY.IDPerubahan sikap politik aktivis Benny Parapat menjadi sorotan.

Benny yang sebelumnya dikenal sebagai pendukung Anies Baswedan kini disebut aktif di organisasi Gibran Juara atau Gi-Joe sebagai Ketua Umum.

Sorotan tersebut disampaikan aktivis politik Rahman Simatupang.

Ia mempertanyakan perubahan posisi politik Benny dan menduga pergeseran tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pilihan politik, tetapi juga kepentingan mendapatkan panggung dan keuntungan finansial.

“Jangan percaya kelakuan Benny Parapat,” kata Rahman dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).

Rahman bahkan melontarkan tudingan lebih serius.

Ia mengaku memperoleh informasi mengenai dugaan persoalan penggunaan dana kegiatan yang disebut pernah diterima Benny.

“Dia itu sudah dapat duit untuk kegiatan tetapi tidak dibagikan sebagaimana mestinya. Kalau ditagih ngeles,” ujar Rahman.

Namun, tudingan tersebut sejauh ini masih merupakan pernyataan Rahman.

Tidak terdapat bukti independen yang dapat memverifikasi tuduhan bahwa Benny menerima atau menyalahgunakan uang sebagaimana yang dituduhkan tersebut.

Riwayat aktivitas politik Benny sebagai pendukung Anies memang pernah muncul dalam pemberitaan.

Pada Februari 2024, Benny diberitakan hadir bersama relawan BRANI 1 dan pendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam kegiatan kampanye akbar AMIN di Jakarta International Stadium.

Dalam perkembangan berikutnya, Benny juga aktif menyampaikan pandangan mengenai berbagai persoalan politik nasional.

Sejumlah tulisan yang terbit pada 2026 mencantumkan dirinya sebagai aktivis dan pemerhati politik, termasuk tulisan yang membahas Anies Baswedan, pemerintah, hingga dinamika politik nasional.

Perubahan posisi politik tersebut kemudian menjadi bahan kritik Rahman.

Menurut dia, publik perlu melihat konsistensi seseorang dalam menjalankan aktivitas politik, terutama ketika terjadi perubahan dukungan dari satu kelompok politik ke kelompok lainnya.

Meski demikian, perubahan afiliasi atau dukungan politik seseorang tidak dengan sendirinya membuktikan adanya transaksi finansial.

Dugaan mengenai penerimaan uang maupun penggunaan dana kegiatan membutuhkan penjelasan, dokumen, atau bukti lain yang dapat diverifikasi.

Hingga berita ini ditulis, Benny Parapat belum memberikan tanggapan atas pernyataan Rahman Simatupang, termasuk mengenai tudingan bahwa dirinya memperoleh uang untuk kegiatan tetapi tidak membagikannya sebagaimana mestinya.

Benny juga belum menjelaskan secara terbuka mengenai tudingan perubahan sikap politiknya dari lingkungan pendukung Anies menuju aktivitas bersama Gibran Juara.

Dengan demikian, pernyataan Rahman dan posisi Benny perlu ditempatkan secara berimbang.

Tuduhan mengenai penerimaan atau penggunaan uang merupakan klaim yang masih membutuhkan pembuktian dan klarifikasi dari pihak yang dituduh.

Perkembangan berikutnya akan bergantung pada apakah Benny memberikan penjelasan maupun bukti yang dapat menjawab tudingan tersebut, sementara Rahman juga perlu menunjukkan dasar informasi yang menjadi landasan pernyataannya.

Artikel terkait lainnya