Pesan Menohok Amien Rais Untuk Prabowo: Jadi Presiden Jangan Kementus & Sombong Kalau Tak Mau Ditinggal Rakyat!

DEMOCRAZY.ID — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Ummat, Amien Rais, melayangkan peringatan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto agar bersikap waspada dan tidak terlalu dekat dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Amien menilai kehati-hatian tersebut sangat diperlukan mengingat rekam jejak Trump yang dikenal luas sebagai sekutu kuat sekaligus pelindung bagi Israel di kancah global.

Ingatkan Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya, Amien menyoroti gaya kepemimpinan Trump yang dinilainya arogan serta mengabaikan aspirasi rakyat.

Ia lantas meminta pemerintah Indonesia agar tetap memegang teguh prinsip dasar politik luar negeri yang independen.

“Di negara demokrasi yang presidennya kementus atau sombong seperti Donald Trump yang tidak mau mendengar suara rakyatnya dan merasa omniscience tahu segala-galanya, otomatis akan kehilangan dukungan rakyatnya,” ujar Amien.

Mantan Ketua MPR RI itu juga mencatat adanya intensitas komunikasi yang cukup tinggi antara kedua kepala negara, yang dinilainya perlu disikapi secara terukur agar tidak mencederai marwah diplomasi Indonesia.

“Pertemuan Prabowo dengan Trump paling tidak tercatat tiga kali, sementara pembicaraan lewat telepon tercatat beberapa kali,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Amien mengingatkan agar penjabaran doktrin politik luar negeri yang bebas dan aktif tidak disalahartikan, serta meminta pemerintah untuk konsisten menjaga jarak yang proporsional.

“Karena politik luar negeri kita berprinsip bebas dan aktif, maka bebas itu jangan ditafsirkan ‘semau gue’. Jangan,” tegasnya.

Khawatir Dipersepsi Mendukung Israel

Amien tidak menampik kekhawatirannya bahwa kedekatan yang terjalin antara Prabowo dan Trump berpotensi menimbulkan salah tafsir di tengah publik domestik maupun internasional, seolah-olah Indonesia mulai melunak terhadap kebijakan luar negeri AS yang pro-Israel.

“Saya mungkin juga jutaan rakyat Indonesia menilai Mas Prabowo agak miring mendukung pikiran Trump seorang warmonger dan ada kesan mengagumi Israel,” pungkasnya.

Artikel terkait lainnya