Sosok Ini Yakin, Budi Arie Setiadi Bersama Jokowi Merancang ‘Punggulingan’ Prabowo!

DEMOCRAZY.ID — Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan tudingan serius terhadap Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang dinilai bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tengah merancang skenario penggulingan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan Amien menanggapi video viral Budi Arie yang sempat menyinggung adanya potensi percepatan pemilu sebelum jadwal resmi tahun 2029.

Dalam forum tersebut, Budi Arie tampak menyampaikan gagasannya saat duduk berdampingan langsung dengan Jokowi.

“Ketika Budi Arie Setiadi bersama Jokowi merancang penggulingan Presiden Prabowo dan mempercepat pilpres, rakyat menjadi tahu,” ungkap Amien, dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Senin (31/8/2026).

Mantan Ketua MPR RI itu menilai, melalui dinamika dan kemunculan video tersebut, masyarakat kini mulai menyadari bahwa figur yang selama ini menjadi musuh politik tersembunyi bagi Prabowo Subianto adalah Jokowi sendiri.

Soroti Sikap Prabowo dan Penurunan Elektabilitas

Dalam kesempatan yang sama, Amien Rais turut mempertanyakan sikap politik Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya tampak menunjukkan rasa gentar atau takut terhadap pengaruh Jokowi.

Ia memperingatkan bahwa nasib politik kepala negara bisa berada di ujung tanduk apabila sikap tersebut terus dipertahankan.

Amien juga menyinggung perihal pergerakan angka elektabilitas.

Jika sebelumnya tingkat kepuasan atau dukungan terhadap Prabowo sempat tercatat tinggi di atas 60 persen, survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) justru menunjukkan kemerosotan yang drastis.

Berdasarkan data tersebut, elektabilitas Prabowo disebut hanya berada di angka 15 persen, sementara Dedi Mulyadi mencatatkan angka 42 persen.

Sebagai penutup analisis tajamnya, Amien membeberkan apa yang ia sebut sebagai celah kerentanan di dalam sistem kekuasaan saat ini.

“Resep paling mudah menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto adalah mempertahankan Kapolri, Mendagri, dan Panglima TNI,” ucapnya menandaskan.

Artikel terkait lainnya