

DEMOCRAZY.ID – Menjelang kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira meminta mantan kepala negara itu mempertimbangkan kembali agenda safari politik yang difasilitasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Andreas menilai masyarakat NTT memiliki perhatian besar terhadap dunia pendidikan.
Karena itu, menurut dia, polemik yang masih bergulir mengenai keabsahan ijazah Jokowi sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu agar tidak terus menjadi perbincangan publik.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT I itu juga menyarankan agar Jokowi membawa dokumen ijazah asli apabila tetap menghadiri agenda di NTT.
Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi bentuk keterbukaan kepada masyarakat.
“Sebaiknya kalau ke sana bawa ijazahnya sehingga kalau ditanya, tunjukkan ke masyarakat,” kata Andreas dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 29 Juli 2026.
Selain itu, Andreas kembali menyinggung rencana kehadiran Jokowi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berkaitan dengan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah.
Ia berharap Jokowi memenuhi pernyataannya untuk hadir di persidangan sehingga proses hukum dapat berjalan secara terbuka.
“Beliau ini ditunggu kehadirannya di PN untuk kasus ijazah. Janjinya mau hadir. Penuhi dululah janjinya, agar urusan segera selesai. Karena rakyat di daerah, termasuk di NTT, juga bertanya apakah ijazah Jokowi ini benar asli atau palsu,” ujar Andreas.
Di sisi lain, Ketua DPW PSI Nusa Tenggara Timur, dr. Christian Widodo, mengatakan kedatangan Jokowi ke Kupang merupakan bagian dari pemenuhan undangan masyarakat sekaligus menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang.
Menurut Christian, antusiasme masyarakat menyambut kedatangan Jokowi cukup tinggi.
Ia menyebut banyak warga yang telah lama menantikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan mantan presiden tersebut.
“Banyak yang rindu dengan Pak Jokowi. Masyarakat sudah tidak sabar untuk bertemu langsung dengan beliau. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat datang bersama-sama menyambut kehadiran Pak Jokowi dalam suasana yang penuh kebersamaan,” kata Christian.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan itu diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, semangat gotong royong, serta optimisme masyarakat dalam membangun Nusa Tenggara Timur.
Menurut agenda yang dirilis PSI, selain menghadiri kegiatan internal partai, Jokowi dijadwalkan mengikuti Jalan Santai atau Car Free Day bersama masyarakat di kawasan El Tari Kupang mulai pukul 06.00 WITA.
Pada sore harinya, ia juga dijadwalkan menghadiri Karnaval Gajah yang digelar di kawasan LLBK mulai pukul 15.00 WITA.
PSI menyatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang interaksi antara masyarakat dan Jokowi sekaligus ajang menampilkan budaya serta kreativitas warga NTT.
“Selamat pulang kampung kembali, Pak Jokowi. Masyarakat Nusa Tenggara Timur siap menyambut Bapak dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan,” ujar Christian.