Roy Suryo Ungkap Alasan Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Hadapan Publik

DEMOCRAZY.ID – Roy Suryo mengungkap alasan dirinya tertawa saat Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazahnya.

Dia mengaku heran dengan bukti yang dipertontonkan.

Ijazah itu ditunjukkan jokowi saat menghadiri persidangan di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

“Saya langsung ketawa Mas lah kayak gitu kok ya berani toh ya dipertunjukkan,” kata Roy di YouTube Forum Keadilan TV, Jumat (6/11/2026).

Roy mengatakan, dirinya pernah melihat bentuk fisik ijazah yang sama dalam gelar perkara khusus pada 15 Desember 2025.

Saat itu, dia juga menyampaikan penilaian bahwa ijazah tersebut palsu.

“Kami kan pernah dipertontonkan atau dipertunjukkan sosok fisik ijazah seperti ini ya, itu pada saat gelar perkara khusus 15 di 15 Desember 2025,” ujarnya.

Dia mengaku tak kuasa menahan tawanya saat ijazah itu ditunjukkan ke publik.

“Mempertontonkan itu justru saya ketawa. Halah bukti kayak kayak gini kok ya dipertontonkan. Ya itulah alasan saya ketawa,” ujar Roy.

Roy mengatakan saat itu langsung menyampaikan pernyataan bahwa ijazah tersebut palsu.

Menurut dia, foto ijazah yang ditampilkan terlihat terlalu jelas dan tajam.

“Saya waktu itu langsung statement waktu itu respon juga masih statement ya bahwa itu palsu. Gitu. Langsung, karena fotonya amat sangat terlalu jelas. Terlalu tajam untuk mata seseorang,” ungkapnya.

Roy kemudian menjelaskan latar belakang pengalamannya di bidang fotografi.

Dia mengaku sudah berkecimpung dalam proses cuci cetak foto sejak duduk di bangku SMP.

“Mohon maaf Kang saya main-main laboratorium foto cuci cetak tuh kan sudah semenjak SMP. Berarti kan istilahnya kan sudah 40 tahun lebih gitu loh ya, kan, sampai dengan sekarang itu ya,” katanya.

Dia juga menyinggung pengalaman mengenali bahan kimia yang digunakan dalam proses pencetakan foto.

Roy menyebut masih mengingat bau cairan fixer dan developer yang digunakan saat mencuci cetak foto.

“Kalau Jokowi tadi juga bilang Lupa lupa lah. Kalau saya enggak, lupa bagaimana bau fixer, bagaimana bau developer itu di saat kita dulu mencuci cetak foto,” tuturnya.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Roy mengklaim bisa membedakan foto asli, foto lama, dan foto hasil rekayasa.

“Sehingga kita cukup dengan melihat itu kita bisa lihatlah itu foto itu asli atau foto itu lama atau foto itu rekayasa,” ujarnya.

Artikel terkait lainnya