Bukan Sekadar Masalah Kesehatan! Nanik S Deyang Ungkap Petinggi Gerindra Ini Tahu Persis Alasan Asli di Balik Pengundurannya

Signature: ReEsXdTm1vT0K25pxBYoHvpRECPj00IDVwYoKI69HYny3hccnq3mVn4c7+GTV8YuVhSKjcm8AvZvzD33xqmwVXWVZBffFpwXX0qhaZU1KB3C4+EwCEW6i1vcVO1cA1Nkq+J/Y1vD79tSQZY+eliTgAWj+XYQt/WcAqAPGiNuIok3vTsCjFmHDCxBNtY97rw4dB8LjFvv28tjfKsQ1nWMNOjN3ABD2QLTt1FCBEdAqSltJB07tX6AOVgJWpeNC35rUEa2QzDFyMBvEWMIfSTPJEIryeNT38V55F9IMXBEs1mhWyXi78j2a33/MqObGnn3hCuYxZjb7nlaYNDisICipjGlCsJ+/nkMxL2muypXhnAg/DCH3TfsCo3jkLYBtw1wQ8ILmLCT8IFamJsey2hi6mA1BDWeCZzvz/BmX6wTUMED8tzvPhYJNQvu6hNBR/uIsfI2nqQfgSQ2a3OdMd4MGl2LJPeF1T6UdcpH2zAF+iICbRCo6s3ir06ekbbranR5q6VjioXsTWhmzvAVpOToE6gGNT6J8FZoEvMsfOMc4SaJK11dNpCcal5rxyKj6mC8LFz/S/jQC07qzne97mY87/LEsCcZJBJyTLfExpA5bHSHo4HR3NKF/FeWqfBOGt96umzwOUM492drW3CEOw1ZU/1rJ8HchBPHX6LntDThYX8Kga4cmQXu7uEsdFFLGugdDGYZvQ81dUEzgUQ4OPvKDN/t9iTwnrqmN1ONMd6Yo0LOLMVIojz7RmUQe6UN7FQGcUco4G3iu2YXEnZVgtdadoLWttBYZt7+ow0HN9PQ8uncUiRu1GOnMtACXoMux7cu6I82FMIkK6+lbVbK2QUe6Y4BT6IejjrpulaSzFwPORW2g7hMCvRKzmkFih3qOlPr9ksY0Pd3L/mxr/CHJg6HefEkKqc1yegYr8ObC+WasO/TExfJeJC8S3J5siQ2Nik+LyQcIrXOy9f3qX6vRr/W0C0vsR8AfhPamtAfSUF7T8E=

DEMOCRAZY.ID – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengungkap sosok Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjadi salah satu orang pertama yang mengetahui keputusannya mundur dari jabatan Kepala BGN.

Hal itu diungkapkan Nanik S Deyang melalui unggahan di akun Facebook pribadinya saat menceritakan kondisi kesehatannya yang mengharuskannya menjalani pengobatan di luar negeri.

Nanik mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosa mengalami penyumbatan jantung pada 12 Juli 2026, kemudian langsung menyampaikan pengunduran dirinya kepada Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Nanik mengaku menyampaikan curahan hati yang cukup panjang kepada keduanya terkait keputusannya meninggalkan BGN.

“Curhat saya berhalaman-halaman ke mereka. Jadi kalau mau tahu mengapa saya mundur dari BGN selain karena sakit, yang paling tau penyebabnya di dunia ini ya Bang Dasco,” kata Nanik, dikutip Kamis (23/7/2026).

Dalam unggahan tersebut, Nanik juga menjelaskan alasan dirinya memilih Dasco sebagai tempat berkonsultasi.

Menurut dia, Dasco merupakan salah satu pejabat yang tidak pernah memiliki kepentingan terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Mengapa saya curhat ke Bang Dasco? Karena beliau mungkin sedikit pejabat yang kalau ketemu saya tidak pernah bertanya dapur (SPPG), karena beliau tidak punya SPPG,” ungkapnya.

Nanik mengungkapkan sejumlah kebijakan yang diambilnya selama memimpin BGN, seperti moratorium pembangunan SPPG, refocusing, hingga penutupan sejumlah SPPG, selalu dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Dasco.

“Bahkan semua kebijakan ‘radikal’ yang saya ambil di BGN berkait moratorium SPPG, refocusing, penutupan SPPG dll pasti saya konsultasikan ke Bang Dasco,” tambah Nanik.

Saat menyampaikan niat mundur, Dasco disebut meminta dirinya untuk memprioritaskan pemulihan kesehatan.

Selain Dasco, Nanik juga menyebut Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi sebagai salah satu pihak yang mengetahui alasan pengunduran dirinya.

Sebelumnya, pengumuman Nanik S Deyang mundur sebagai kepala BGN disampaikan Rabu (22/7).

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo langsung melantik Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Artikel terkait lainnya