Cuma ‘Jualan Gimik’ di Tengah Maraknya Kasus Keracunan, MBG Watch: Kepala BGN Sudaryono Mending Tobat!

DEMOCRAZY.IDKritik pedas menghujani jajaran petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) saat massa menggelar unjuk rasa di depan kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).

Orator menyoroti anggaran ratusan triliun rupiah untuk MBG, yang dinilai tidak dibarengi dengan mitigasi risiko keracunan pangan.

Perwakilan MBG Watch, Annette Mau, menuding Kepala BGN saat ini, Sudaryono lebih gemar memamerkan pencitraan administratif ketimbang menuntaskan persoalan dapur.

Inovasi pencegahan seperti penempelan stiker hingga sensor pendeteksi makanan basi dinilai hanya sekadar kamuflase kebijakan semata.

“Kepala BGN yang sekarang itu lebih dahsyat. Kenapa? Jualannya gimik setiap hari. Gimik saja, gimik aja jualannya tiap hari. Stiker-lah, alat pendeteksi basi-lah, laporan-laporan Zoom-lah sejak subuh,” cibir Annette.

Annette menilai, rutinitas rapat daring sejak pagi buta sama sekali tidak memberi dampak nyata terhadap perbaikan higienitas menu di lapangan.

“Mendingan dia salat tobat. Hari ini dia udah meracuni berapa orang? Daripada cuma lapor, ‘Saya barusan Zoom dengan kepala SPPG, dengan ahli gizi.’,” kata dia.

Annette juga menuturkan bahwa pergantian pucuk kepemimpinan BGN selama ini tidak kunjung membawa pembenahan sistem yang mendasar.

“BGN ganti kepala tiga kali, isinya sama busuknya. Kebijakannya sama bobroknya. Meracuni, memiskinkan, dan korupsi,” tegasnya.

Massa aksi lalu menuntut adanya audit kinerja menyeluruh terhadap seluruh pejabat struktural yang mengelola pos anggaran jumbo program MBG.

Artikel terkait lainnya