DEMOCRAZY.ID – Presiden Rusia, Vladimir Putin membagikan cerita tak biasa saat sesi pleno Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Kamis (3/9/2026) yang juga dihadiri oleh Presiden Praowo Subianto.
Dikutip dari laporan mir.24, Vladimir Putin menceritakan pengalaman tak biasa saat melakukan perjalanan ke kawasan hutan Primorsky Krai.
Di tengah perjalanan menggunakan mobil, seekor harimau tiba-tiba muncul dan berjalan tepat di depan kendaraan yang ditumpanginya.
Putin mengatakan harimau itu tidak langsung menghilang ketika berada di depan kendaraan.
Sebaliknya, satwa tersebut terus berjalan sambil mengibaskan ekornya dan seolah tidak terganggu dengan keberadaan mobil.
“Saya tidak bisa tidak menceritakannya: kami sedang berkendara dengan mobil melewati hutan, lalu seekor harimau keluar. Ia berjalan tepat di depan mobil, mengibaskan ekornya, dan tidak mau pergi ke mana-mana,” kata Putin sambil tersenyum seperti dikutip dari laporan media Rusia itu.
Presiden Rusia itu mengatakan pertemuan tersebut memberinya kesempatan untuk melihat langsung kekayaan alam yang dimiliki kawasan tersebut.
Menurut dia, pengalaman berada di tengah alam liar memperlihatkan betapa pentingnya menjaga ekosistem di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Putin menegaskan bahwa pelestarian alam unik di Timur Jauh Rusia dan kawasan Arktik menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Ia menyebut perlindungan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan satwa liar, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan keberlanjutan wilayah.
Menurut Putin, menjaga kekayaan alam merupakan bagian penting dari upaya mempertahankan warisan alam Rusia untuk generasi mendatang.
Sebelumnya, Putin menyambut langsung kedatangan Prabowo yang hadir sebagai tamu utama dalam Eastern Economic Forum (EEF).
Dalam pertemuan tersebut, Putin menegaskan Indonesia merupakan salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia Tenggara.
Ia juga menilai hubungan personal kedua pemimpin mencerminkan semakin strategisnya hubungan Jakarta dan Moskow.
“Kita bertemu untuk kedua kalinya tahun ini. Saya sangat senang dengan hal itu. Hubungan pribadi kita juga mencerminkan karakter strategis yang sesungguhnya dari hubungan antarkedua negara,” kata Putin dinukil dari laman resmi Kremlin.
Putin mengapresiasi kehadiran Prabowo di Vladivostok.
Menurut dia, kehadiran Presiden Indonesia dalam Forum Ekonomi Timur menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan kedua negara.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih karena Anda berkenan datang ke Vladivostok dan berpartisipasi sebagai tamu utama dalam Forum Ekonomi Timur,” ujar Putin.
Dalam pembicaraan tersebut, Putin menyoroti perkembangan positif hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia.
Nilai perdagangan kedua negara, kata dia, terus mengalami pertumbuhan.
Menurut Putin, perdagangan Rusia dan Indonesia pada tahun lalu tumbuh lebih dari 12 persen.
Kedua negara juga terus mengembangkan kerja sama melalui komisi bersama.
Sejumlah sektor menjadi perhatian utama Jakarta dan Moskow, mulai dari pertanian, industri perkapalan, teknologi informasi hingga energi.
“Bidang perhatian kita meliputi pertanian, pembuatan kapal, teknologi informasi, energi, termasuk energi nuklir,” kata Putin.
Putin juga menyinggung kesepakatan perdagangan bebas antara Uni Ekonomi Eurasia dan Indonesia yang telah ditandatangani.