Publik Heran! Bukan Water Bombing, TNI Malah Kerahkan Penerjun Payung Untuk Padamkan Karhutla

DEMOCRAZY.ID – Rencana TNI mengerahkan personel penerjun payung untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau maupun Kalimantan menuai respons negatif di publik.

Aktivis sosial, Muhammad Said Didu, blak-blakan mempertanyakan langkah tersebut.

Ia bahkan membandingkannya dengan penggunaan pesawat water bombing yang lebih lazim untuk menangani kebakaran dari udara.

Said Didu mengaku heran dengan keputusan tersebut, terlebih rencana itu disampaikan dalam rapat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

β€œKok bisa seperti ini di depan Presiden?” ujar Said Didu, Rabu (26/8/2026).

TNI Siapkan Penerjun untuk Padamkan Api

Sebelumnya, rencana pengerahan personel penerjun payung disampaikan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dalam rapat khusus di Posko AJU Provinsi Riau.

Agus mengatakan TNI telah menyiapkan personel yang dinilai memiliki kemampuan untuk diterjunkan ke lokasi tertentu guna membantu proses pemadaman karhutla.

β€œKami sudah siapkan peterjun-peterjun terbaik, untuk melaksanakan (pemadaman) di daerah-daerah tertentu,” kata Agus di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan, para personel tersebut nantinya akan diterjunkan langsung ke lokasi yang membutuhkan penanganan.

β€œUntuk bisa secara langsung on the spot memadamkan api,” lanjutnya.

Prabowo Sebut sebagai Pertama dalam Sejarah

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Presiden Prabowo memimpin rapat terkait penanganan karhutla.

Prabowo kemudian memastikan kesiapan tim yang akan menjalankan operasi tersebut.

β€œOke good bagus. Sudah ada tim di sini yang dibentuk?” tanya Prabowo.

Presiden bahkan menyebut pengerahan penerjun untuk membantu pemadaman karhutla tersebut sebagai sesuatu yang baru.

β€œSaya kira pertama kali kita lakukan dalam sejarah ini yah,” Prabowo menuturkan.

Pangdam Pastikan Tim Alfa Disiapkan

Menjawab pertanyaan Presiden, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo memastikan tim yang diperlukan telah disiapkan.

Ia menyebut personel penerjun dari pusat telah dikumpulkan untuk mendukung operasi pemadaman.

β€œSiap ada tim Alfa yang sudah kami siapkan. Kami dari pusat untuk penerjun kita kumpulkan di sini,” jawab Agus.

Rencana tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah potongan pembahasan mengenai pengerahan penerjun payung beredar dan mendapat beragam respons di media sosial.

Said Didu termasuk pihak yang mempertanyakan langkah tersebut.

Menurutnya, penggunaan personel penerjun untuk terjun langsung ke titik kebakaran menimbulkan pertanyaan tersendiri mengenai efektivitas serta keselamatan operasi.

πŸ‘‡πŸ‘‡

Artikel terkait lainnya