Rumahnya Digeruduk Massa! MC Akhirnya Buka Suara Soal Tantangan Hafal Al-Qur’an Berhadiah Miras

DEMOCRAZY.ID – Sekelompok massa menggeruduk rumah yang berlokasi di Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Rumah itu disebut-sebut milik MC booth minuman keras yang melakukan tantangan hafalan Al-Qur’an saat konser di Ancol, Jakarta Utara.

Dari video yang beredar, tampak masyarakat sudah ramai berada di lokasi.

Mereka juga terlihat memasuki rumah tersebut.

Terkait hal itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana menjelaskan bahwa massa mendatangi rumah tersebut setelah mendapat informasi bahwa MC tersebut tinggal di situ.

“Kemudian, keresahan terhadap peristiwa yang terjadi tentang penistaan ini tentunya masif di media sosial. Ada informasi bahwa yang bersangkutan pernah berdomisili di Kota Bekasi. Saat itu dari komunitas umat Islam berusaha meng-cross-check apakah informasi yang bersangkutan tinggal di Kota Bekasi itu benar atau tidak,” jelas Kombes Putu di Mapolres Metro Bekasi Kota, dikutip pada Rabu (12/8/2026).

Namun, setelah dilakukan pengecekan bersama ketua lingkungan, Kapolsek, dan tim Polres Metro Bekasi Kota, diketahui yang bersangkutan sudah tidak tinggal di situ lagi.

“Betul, sudah sekitar 2 atau 3 bulan. Yang jelas, keberadaan yang bersangkutan sampai dengan tadi malam di-cross-check, disaksikan perangkat lingkungan, tidak berdomisili di Kota Bekasi,” tegasnya.

👇👇

Pengakuan MC: Aksi Spontan

Sementara itu, Revnaldo Ega, pria yang mengaku sebagai Master of Ceremony (MC) dalam tantangan hafalan Alquran berhadiah minuman beralkohol di festival musik The Sound Project, buka suara.

Ega mengklaim aksi tersebut berlangsung spontan pada Minggu (9/8/2026) dan tidak berkaitan dengan merek minuman beralkohol Newport.

Pengakuan Ega muncul setelah video yang memperlihatkan seorang MC wanita menantang pengunjung membaca Surah Ad-Duha beredar di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun @JARKOJARR, seorang pengunjung tampak mengikuti tantangan membaca Surah Ad-Duha hingga selesai.

Setelah itu, pengunjung tersebut disebut diminta memesan satu botol minuman beralkohol sebagai hadiah.

Melalui akun @aqueer_, Ega mengaku dirinya merupakan MC yang terlibat dalam acara tersebut.

Ia menjelaskan kejadian itu bermula ketika dirinya sedang berinteraksi dengan pengunjung.

“Seorang audiens tiba-tiba mengambil mikrofon dan membuat sayembara membaca salah satu surah Alquran kepada pengunjung lain,” ujar Ega.

Ega menyebut hadiah dalam sayembara tersebut berasal dari audiens yang membuat tantangan, bukan dari pihak merek minuman beralkohol Newport.

Ia mengakui kelalaiannya karena tidak segera mengambil alih mikrofon.

“Sebagai MC, seharusnya saya memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai konsep yang telah ditentukan,” katanya.

Ega kemudian menyampaikan permintaan maaf karena tidak mampu mengendalikan aksi spontan tersebut hingga menimbulkan kegaduhan.

Bantahan Pengunjung

Namun, penjelasan Ega mendapat bantahan dari salah seorang pengunjung bernama Winda Saraswati.

Winda mengungkapkan bahwa menurut pengamatannya, justru MC yang mendorong pengunjung untuk mengikuti tantangan tersebut.

Winda juga menyebut setelah tantangan hafalan Surah Ad-Duha, sempat ada rencana mencari pengunjung lain yang hafal doa Bapa Kami untuk mendapatkan minuman.

Artikel terkait lainnya