

DEMOCRAZY.ID – Gagalnya timnas Indonesia di Piala AFF 2026 berujung sorotan terhadap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Seruan agar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mundur dari federasi mencuat.
Video Erick saat kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 juga mencuat.
Erick saat itu menghadiri kampanye calon nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
Kampanye tersebut digelar di Sadion Baharoeddin Siregar, Deli Serdang, Sumatera Utara, Februari 2024 silam.
Di video yang kembali beredar, Erick nampak menggunakan kemeja biru muda khas Prabowo-Gibran.
“Siapa yang mau sepak bola Indonesia maju? Siapa yang mau sepak bola Indonesia maju?” kata Erick berseru, kembali dikutip Sabutu (8/8/2026) dari unggahan X @ardisatriawan.
Tidak berhenti di situ, Erick lalu melanjutkan.
“Pilih siapa?” kata Erick.
“Prabowo,” teriak massa yang hadir menimpali.
“Pilih siapa?” kata Erick lagi.
“Prabowo,” teriak massa.
👇👇
Politik sepakbola ala Erick Thohir…..pic.twitter.com/d4GjqciGWg
— Demokrasi Rasa Nepotisme (@Bambangmulyonoo) August 8, 2026
Politisi senior Akbar Faizal meminta Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan pengurusnya mesti tanggung jawab.
Akbar menilai Erick Cs bertanggung jawab atas kegagalan timnas di Piala AFF 2026.
“Indonesia gagal maju ke semi final Piala Presiden (maksudnya AFF). Sebagai tuan rumah, seharusnya Ketua PSSI menunjukkan tanggung jawab,” kata Akbar dikutip dari unggahannya di X, Sabu (8/8/2026).
Menurutunya, gagalnya Timnas di kompetisi tingkat asia tenggara itu menunjukkan Indonesia tak lagi kompetitif. Bahkan hanya untuk di tingkat regional.
“Setidaknya menunjukkan rasa malu Indonesia makin kehilangan taji bahkan hanya untuk wilayah Asean,” ungkapnya.
Karenanya, Akbar meminta pengurus PSSI mundur ramai-ramai. Bukan hanya Erick Thohir sebaga pemimpin.
“Caranya, mundur ramai-ramai bersama seluruh pengurus,” imbuhnya.
Kalaupun pengurus PSSI tak mundur, dia meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk memecat.
“Jika tanggungjawab tak juga ditunjukkan maka kita meminta Menpora memecat Ketum PSSI,” pungkasnya.
Indonesia gagal maju ke semi final Piala Presiden. Sebagai tuan rumah, seharusnya Ketua PSSI menunjukkan tanggungjawab. Setidaknya menunjukkan rasa malu Indonesia makin kehilangan taji bahkan hanya untuk wilayah Asean. Caranya, mundur ramai-ramai bersama seluruh pengurus. Jika…
— Akbar Faizal (@akbarfaizal68) August 7, 2026
Timnas Indonesia memastikan diri gagal melaju ke babak semifinal ajang ASEAN Hyundai Cup atau Piala 2026. Setelah bermain imbang 1-1 dengan Singapura.
Laga tersebut berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026).
Adapun dua gol yang tercipta lahir dari sepakan Ragnar Oratmangoen di menit ke-47. Sebelum dibalas oleh Ilham Fandi di menit ke-65.
Hasil tersebut membawa Indonesia berada di posisi ketiga klasemen grup A dengan raihan tujuh poin.
Mereka kalah dari Singapura yang menempati posisi kedua dengan delapan poin serta Vietnam yang keluar sebagai juara grup dengan 10 poin usai di laga lain menang 3-1 atas Kamboja.
Kemudian Kamboja di posisi keempat dengan raihan tiga poin. Lalu Timor Leste juru kunci klasemen grup A dengan nol poin.
Sementara di grup, Thailand kini memimpin klasemen dengan sembilan poin. Disusul ketat Myanmar dan Malaysia yang sama-sama mengantongi enam poin.
Grup B masih akan menjalani laga terakhir malam ini, 8 Agustus 2026. Mempertemukan Thailand Vs Myanmar dan Malaysia Vs Filipina.