Ekonom Senior Tuding Jokowi Berperilaku Seperti Penjajah, UU Cipta Kerja hingga IKN Disebut Warisan Menyesakkan!

DEMOCRAZY.IDEkonom senior Anthony Budiawan melontarkan kritik terhadap sejumlah kebijakan yang diambil pada masa pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, berbagai kebijakan tersebut lebih banyak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Anthony menilai persoalan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga menyangkut perlindungan hak-hak masyarakat serta tata kelola pemerintahan.

“Jokowi sudah jelas, saya menyebutnya sebagai master yang merusak ini,” kata Anthony, Selasa (4/8/2026).

Salah satu kebijakan yang disorot adalah Undang-Undang Cipta Kerja.

Anthony menilai regulasi tersebut telah memunculkan persoalan yang berdampak pada masyarakat, khususnya kelompok adat.

Menurut dia, implementasi beleid itu membuka ruang terjadinya perampasan hak-hak masyarakat adat.

“Terjadilah perampasan-perampasan hak masyarakat adat,” ujarnya.

Selain UU Cipta Kerja, Anthony juga mengkritik pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Ia menilai proyek tersebut membebani kondisi fiskal negara dan mempertanyakan tingkat transparansi dalam pelaksanaannya.

Anthony berpendapat pemerintah semestinya mempertimbangkan secara matang dampak jangka panjang dari proyek strategis tersebut.

Di sisi lain, ia juga menyoroti fungsi pengawasan DPR terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, lembaga legislatif tidak menjalankan peran kontrol secara optimal sehingga berbagai kebijakan strategis dapat berjalan tanpa pengawasan yang memadai.

Dalam kritiknya, Anthony kemudian menggunakan istilah “perilaku penjajah” untuk menggambarkan gaya kepemimpinan Jokowi.

Ia menyatakan istilah tersebut merujuk pada pandangannya bahwa pemerintah membangun dukungan politik dengan merangkul pihak-pihak yang memiliki pengaruh.

“Jadi perilakunya (Jokowi) adalah perilaku penjajah. Dalam arti dia membeli orang-orang yang bisa dibeli untuk mendukungnya,” kata Anthony.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Anthony Budiawan dan belum mendapat tanggapan dari pihak Jokowi.

Artikel terkait lainnya