DEMOCRAZY.ID – Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan secara mendadak masih menjadi perhatian.
Pengamat politik Ray Rangkuti menyebut adanya informasi mengenai ketegangan antara Purbaya dan Danantara yang diduga berkaitan dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle.
Ray mengatakan informasi yang diterimanya menyebut adanya permintaan dari Kementerian Keuangan kepada Danantara terkait tagihan sekitar Rp128 triliun.
Namun, ia menegaskan informasi tersebut masih berupa kabar yang belum diketahui kebenarannya.
“Dengar infonya sih, kena ada rasa jengkel. Jadi memang ini resapil karena disebabkan jengkel mungkin,” ujar Ray, Selasa (15/9/2026).
Menurut Ray, informasi mengenai tagihan tersebut kemudian dikaitkan dengan dugaan ketegangan antara Purbaya dan Danantara.
“Katanya ada semacam permintaan dari Kemenkeu yang lama ya, yang baru diganti Pak Purbaya terhadap Danantara terkait tagihan sekitar Rp128 triliun,” tukasnya.
“Nah dengar-dengar info itu kemudian ya adalah semacam ketegangan antara Danantara dengan Pak Purbaya,” ucap dia.
Ray kemudian menghubungkan kabar tersebut dengan keputusan Prabowo melakukan reshuffle setelah kembali dari India.
Ia menyebut pergantian Purbaya terkesan mendadak karena sebelumnya tidak banyak informasi yang mengarah pada perubahan posisi Menteri Keuangan.
“Nah dan mendengar itu katanya Pak Prabowo tiba-tiba sepulang dari India seperti yang sekarang ini melakukan reshuffle,” sebutnya.
“Padahal, ini rasanya tidak ada angin, tidak ada hujan, tidak ada awan, tidak ada pelangi, tidak ada apa-apa. Tiba-tiba diganti,” jelasnya.
Hasan Nasbi Bongkar Masa Lalu Prabowo: Pernah Diberhentikan dari TNI tapi Kini Jadi PresidenRencana Reshuffle Disebut Tak Menyasar PurbayaRay juga membandingkan keputusan tersebut dengan kabar mengenai rencana reshuffle yang sebelumnya beredar menjelang 17 Agustus.
Berdasarkan informasi yang didengarnya ketika itu, pergantian kabinet disebut lebih mengarah pada sejumlah posisi wakil menteri.
“Lebih karena ingin mengganti Wamentan, lalu Wamen imigrasi dan pemasarakatan ya. Tapi malah keduanya malah sampai sore ini ya setau kita nggak diganti,” bebernya.
Menurut Ray, posisi yang sebelumnya disebut dalam kabar reshuffle justru belum mengalami perubahan.
Sebaliknya, Purbaya yang tidak banyak disebut dalam informasi awal justru diganti dari kursi Menteri Keuangan.
“Belum dicari penggantinya gitu ya, nanti tiba-tiba Pak Purbaya justru yang diganti gitu,” imbuhnya.
Dari rangkaian informasi tersebut, Ray kemudian menyampaikan interpretasinya mengenai kemungkinan alasan di balik pergantian Purbaya.
Ia mengaitkannya dengan dugaan ketegangan antara mantan Menteri Keuangan tersebut dan Danantara.
“Nah itu yang saya sebut ini kriterianya ini kriteria jengkel gitu. Pak Prabowo jengkel sama Purbaya karena bersitegang dengan Danantara,” tandasnya.