Dokter Tifa Bakal Gelar Konferensi Pers, Ungkap Teror dan Beragam Peristiwa Selama Polemik Ijazah Jokowi!

Signature: xnCEBaciEMPNlMPdRnx3tfGwhdwdRm6ID7v9A16RJjvhGWcANRXCr4cR996UHYd4cqxhB94Cw4KuYlBmM+ix+H3SOdFQjjk4X3oRhyp2rbPFPVGVDePYEqUURkgo/PffDGK5r0nArdgc4f/b4W/3fizKLuIz1X7VOc8a43eweFfKcGo1JBMcTvVxjg3T2AVCKEom9g0toshiZ2YTe/FZrz67Ld3kkfppz7QTDSs9uM9zOEpnjAKTLi9wD2NEz4RDwBgfWQAgP1id69PyLpUtIQ4K0jqPjzpMsq1s5d73tm7ql/8XOvPkzKVjs5bWRJAt4BBG5ZLmxCuF/firJ9WpR6sJc/0PR0awvos9Y4Bt0D2nGjO4kpjYw6CFYD0en89135AGVBNhSq3qCx9Ffh3Y7yivd44aOT/pBstSty9/SWxdzLpZMoXpde4XnYYaOx9rMCx12vzJnRzNVvdHqg7yidNRcomNpMMsZykC3ux5tKIHRCsEM8iLsOC6CgTSz6uLeldHWY+oLwIqcLFFvbXbLS3bcdRm+rx+sJeGUDhXwgWm34O9MYRWnA10o27XjuPcogaZ/MvqPmxY+9VnD9IDAoCbzxGckGrnRE3y9pnOsTbybFOBpiUTNYPQJAynTBfGuynXvfuJpBmMNyCXB15S70tUtd62TcXqoVnbn0U0iLMo3c2kZBM2nGcLcsnAA/zXeLCJygfQT0THRT47IvvGuKHtMnrZQ21aMEx6qrQllT6U2PkTolgFTe1P7W4r/8z5MMuo7pANFNoI3CwVw7cFd+sJmlEM69nri2NljRbPP0PWemV01nBEEjEKACSC0xxyrMHFsBU6eD3uBaL1liGp8sED1rmpEYg+yBVsnYeqC3IQnODefl1sK7Uu/JoKUKSP7fgSgDS91VdJxKeVSkzYxBLaxVOcQ0W+ys/hDtj6qjL7HN/I2A1ybCsYdxC33Od0aP12TurfbZ323a0F6L+JdPN0V0xRBoVN9kz7YMXqn8E=

DEMOCRAZY.IDKeputusan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa untuk meninggalkan polemik ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat beragam respons dari publik.

Dokter Tifa sebelumnya menyatakan memilih “hijrah” dari persoalan tersebut setelah melalui perjalanan panjang.

Ia mengaku telah mengkaji, meneliti, mengobservasi, dan memperjuangkan apa yang diyakininya sebagai kebenaran sejak 2022.

Keputusan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari warganet. Tak sedikit pula yang memberikan respons negatif terhadap langkahnya.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Tifa memberikan penjelasan melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya.

Ia mengungkap sejumlah hal yang menurutnya dialami selama periode Juni hingga Agustus 2026.

Dalam unggahannya, Tifa menyebut adanya penangkapan, penahanan, upaya pembunuhan, pendakwaan, hingga upaya perampasan dan penyitaan aset tempat tinggal.

“Sebenarnya, dalam bulan Juni hingga Agustus 2026, selain penangkapan, penahanan, upaya pembunuhan, pendakwaan, dan upaya perampasan dan penyitaan aset tempat kediaman,” tulisnya, dikutip Senin (10/8/2026).

Klaim Alami Penganiayaan dan Kerugian

Tak hanya itu, Dokter Tifa juga mengaku mengalami penganiayaan dan apa yang disebutnya sebagai penzaliman selama persoalan tersebut berlangsung.

Ia menyebut kondisi tersebut menimbulkan kerugian secara moril dan materiil yang menurutnya sulit untuk ditanggung.

“Juga terjadi penganiayaan dan penzaliman dengan kerugian moril, materiil, lahir, dan batin, tak tertanggungkan pada saya yang belum saya ceritakan pada Anda semua, para netizen,” ujarnya.

Dokter Tifa mengaku belum dapat menceritakan secara terbuka seluruh hal yang diklaimnya telah dialami selama menghadapi polemik tersebut.

Namun, ia kini berencana membuka penjelasan lebih luas kepada publik.

Rencana Gelar Konferensi Pers

Dokter Tifa mengatakan akan mencoba lebih terbuka mengenai berbagai hal yang menurutnya terjadi selama polemik ijazah Jokowi.

Ia berencana menyampaikan penjelasan tersebut melalui konferensi pers yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Minggu ini, jika diizinkan Allah, saya akan konferensi pers tentang hal tersebut,” terangnya.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai waktu dan lokasi konferensi pers yang dimaksud.

Artikel terkait lainnya