Aksi Bikin Heboh! Obrolan Saat Live Streaming Agrinas Bocor, Terdengar Para Manager Kopdes Minta Ruangan Sendiri, Laptop, hingga Motor Trail

DEMOCRAZY.ID — Publik kembali dihebohkan oleh kebiasaan buruk serta lemahnya profesionalisme pengelolaan program-program bentukan pemerintah.

Kebocoran audio dalam sesi live streaming sosialisasi PT Agrinas bersama jajaran pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi bukti nyata bagaimana proyek yang digadang-gadang pro-rakyat justru dijadikan panggung fasilitas dan tempat menuntut kemewahan.

Dalam rekaman yang viral di media sosial sebelum video resminya di-takedown di YouTube, percakapan internal yang bocor tersebut secara gamblang memperdengarkan jajaran manajer Kopdes yang sibuk menuntut fasilitas kantor hingga kendaraan operasional kelas wahid.

Video di Akhir Artikel

Kebocoran Rekaman Live Agrinas: Minta Ruangan Sendiri, Laptop, hingga Motor Trail!

Meskipun video sosialisasi resmi telah dihapus oleh pihak pengelola di YouTube, jejak digital netizen lebih cepat mengamankan bukti rekaman tersebut.

Dalam rekaman yang beredar luas, terdengar obrolan para manajer Kopdes yang menuntut alokasi ruangan kerja sendiri, penyediaan fasilitas laptop, hingga fasilitas kendaraan operasional berupa motor trail.

Tuntutan gaya hidup bak eksekutif kelas atas ini menuai kritik pedas dari warganet.

Banyak pihak menilai bahwa pola pikir para pengelola KDKMP belum menunjukkan asas pengabdian dan kerja keras di tingkat akar rumput, melainkan sudah dihinggapi mentality memeras anggaran negara demi kenyamanan pribadi.

Tak berhenti pada fasilitas kendaraan dan laptop, kebocoran informasi dari grup percakapan WhatsApp para manajer Kopdes juga membongkar tingginya tuntutan kompensasi financial mereka.

Para manajer tersebut dikabarkan menuntut angka penghasilan hingga Rp16 juta per bulan.

Tuntutan tersebut dinilai sangat tidak masuk akal dan berada di luar jangkauan skema kompensasi proporsional yang mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP).

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Koperasi, jumlah manajer KDKMP yang telah ditempatkan di seluruh Indonesia sudah mencapai 28.624 orang.

Jika tuntutan gaji Rp16 juta tersebut dipenuhi untuk 28 ribu lebih manajer, maka negara harus menggelontorkan anggaran raksasa yang berpotensi membobol kas APBN dan merusak asas keadilan sosial di tengah beban ekonomi rakyat yang kian berat.

👇👇

Artikel terkait lainnya