Ustadz Sobri Lubis Siap Galang Kekuatan Rakyat ‘Lengserkan Gibran’!

DEMOCRAZY.ID — Gelombang perlawanan publik terhadap keabsahan panggung kekuasaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini kian tak terbendung.

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Ustaz Sobri Lubis, melontarkan gertakan politik tajam dan mengancam bakal menggalang kekuatan publik secara masif untuk melengserkan Gibran jika putra sulung Joko Widodo tersebut tidak tahu diri dan enggan mengundurkan diri secara terhormat.

Pernyataan menggelegar tersebut disampaikan Ustaz Sobri Lubis saat menjadi narasumber di kanal YouTube Refly Harun, Rabu (21/10/2026).

Ultimatum PA 212: Mundur Terhormat atau Dilibas Gerakan Pemakzulan Rakyat!

Ustaz Sobri menegaskan bahwa opsi pemakzulan (impeachment) melalui konsolidasi seluruh elemen masyarakat sipil dan umat kini berada di meja opsi utama.

Rakyat dinilai sudah sangat geram melihat manuver penguasaan Istana oleh figur yang terbelit skandal ijazah fiktif.

“Apabila Gibran tidak mundur secara terhormat, ya mungkin kita akan melaksanakan juga, bersatu dengan masyarakat yang lain untuk memakzulkan Gibran,” tegas Ustaz Sobri Lubis secara terbuka.

Pesan Menohok Habib Rizieq Shihab: Sapu Bersih Seluruh Jaringan Solo!

Dalam dialog panas tersebut, Ustaz Sobri membongkar instruksi dan pesan konsisten dari Al-Habib Muhammad Rizieq Shihab (HRS).

Habib Rizieq secara tegas mengingatkan seluruh pimpinan dan elemen pergerakan agar tidak ragu-ragu mendesak pemerintah membersihkan seluruh anasir dan parasit politik peninggalan rezim lama dari jajaran Istana.

“Habib Rizieq selalu mengingatkan, jangan ragu-ragu bersihkan semua jaringan-jaringan Solo. Jaringan Jokowi semua bersihkan. Termasuk wapresnya ini,” ungkap Sobri menirukan arahan tegas HRS.

Tak hanya menuntut pencopotan Gibran, Sobri juga meminta Presiden Prabowo Subianto mewaspadai figur-figur bermasalah yang terindikasi memiliki rekam jejak kelam dan keterlibatan dalam tragedi pelanggaran HAM berat KM 50, salah satunya dengan menyoroti nama Dudung Abdurachman.

Tantang Jokowi Hadir di Pengadilan Ijazah: Buktikan Kalau Taat Hukum!

Menyinggung persidangan kasus tuduhan pencemaran nama baik terkait skandal ijazah fiktif yang menyeret Roy Suryo dan dr.

Tifa, Ustaz Sobri menantang Jokowi untuk berani menunjukkan batang hidungnya dan membawa wujud asli lembar ijazahnya ke hadapan majelis hakim.

“Jokowi sebagai anak bangsa yang taat hukum mestinya hadir dalam persidangan,” sentil Ustaz Sobri menohok.

Desakan ultimatum dari PA 212 ini menjadi sinyal bahaya bagi keberadaan Gibran di Istana.

Ketika gelombang tuntutan umat, akademisi, dan partai politik di DPR menyatu, panggung kekuasaan haram hasil manipulasi dinasti Solo dipastikan tinggal menunggu waktu untuk roboh terjerembap!

Artikel terkait lainnya