‘Memang Seharusnya Mundur’, Kubu Sony Sonjaya Tegaskan Nanik S Deyang Terlibat Skandal MBG!

DEMOCRAZY.ID – Kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya, Krisna Murti menanggapi soal mundurnya Nanik S Deyang dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Krisna menilai, mundurnya Nanik S Deyang dari jabatan tersebut memang sudah seharusnya.

Sebab, Nanik dinilai berada dalam pusaran korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Menurut saya, sudah seharusnya. Kalau ya, kan dia berada di dalam pusaran dugaan dalam korupsi BGN itu sendiri,” kata Krisna, saat dihubungi, Rabu (22/7/2026).

Meski Krisna tidak mengetahui pasti soal alasan Nanik mundur dari jabatannya, namun ia yakin jika Nanik terlibat dalam perkara tersebut.

“Yang pasti keterlibatan Bu Nanik, ya kan menurut klien saya, dia ada di dalam pusaran itu,” katanya.

Sebelum mundur dari jabatannya, Krisna mengaku sempat meminta penyidik Kejaksaan Agung untuk memanggil Nanik, usai para pimpinan BGN dijadikan tersangka.

Namun hingga saat ini, Nanik belum dipanggil oleh penyidik.

“Dan itu yang kami tekankan dan kami minta kepada kejaksaan untuk menjadi terang benderang kasus ini, dengan adanya ya kan nama-nama yang sudah diungkap oleh klien kami kepada Kejaksaan,” imbuhnya.

Mundurnya Nanik S Deyang

Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan.

Nanik sudah berpamitan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Pengunduran diri Nanik dikonfirmasi Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

“Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” kata Yuza dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).

Terpisah, Nanik melalui unggahan di akun Facebook Naniek Sudaryati Deyang, menyampaikan perihal pengunduran dirinya.

Nanik menyampaikan sekaligus rencana pengobatan di luar negeri.

“Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu ( 22/7) saya berangkat. Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yg nau saya tuju,” kata Naniek.

Artikel terkait lainnya