DEMOCRAZY.ID – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh potongan video pidato terbaru dari Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pidato tersebut, Prabowo menggunakan sejumlah kalimat informal dan blak-blakan seperti “ndasmu”, “emang gue pikirin”, dan “menyenyenye”, yang langsung memicu reaksi keras dari warganet.
Unggahan video yang viral di platform X (sebelumnya Twitter) di akun @txtdrimedia memperlihatkan sang Presiden berbicara dengan nada berapi-api di balik podium resmi.
inti pidato prabowo hari ini ngomong:
– ndasmu
– emang gue pikirin
– menyenyenyeefeknya? IHSG anjlok awoakwok pic.twitter.com/MDf3IeBtjw
Baca Juga— txtdrimedia (@txtdrimedia) June 24, 2026
Gaya penyampaian yang dinilai sarat akan aksi taunting atau menyindir tersebut memancing perdebatan hangat di kolom komentar akun tersebut.
Bukan sekadar konsumsi ruang digital, pernyataan kontroversial ini disinyalir turut memengaruhi sentimen pasar modal di dalam negeri.
Bersamaan dengan viralnya video tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dilaporkan mengalami penurunan atau zona merah.
penyebab IHSG -36% dan dollar 18rb menurut APHD:
– Kebijakan ekonomi Prabowo tidak jelas
– investor bingung arah ekonomi, kepercayaan goyah
– ingat soal kasus pagar laut? sekarang senyap
– Program besar-besaran menguras APBN, MBG,kopdes , Danantara, IKN investor khawatir… pic.twitter.com/i7F8BosUXg— Lambe Saham (@LambeSahamjja) June 25, 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Kamis (25/6/2026) sebelum akhirnya memantul ke zona hijau.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di level 5.873,07 sebelum bergerak turun ke 5.865,68, melemah 18,20 poin atau -0,31%. Namun per pukul 09.02 WIB IHSG naik 0,35% ke 5.904,28.
Ladies and Gentleman..
I present you.. Hasil dari Pidato Presiden Prabowo kemarin:
🚨 Hari ini 1 Dollar Amerika (USD) TEMBUS Rp 18.024. IHSG pun makin menurun.
Respon Prabowo abis ini: “EMANG GUE PIKIRIN.#IndonesiaGelap pic.twitter.com/Gq8PQpsjwb
— hot cocoa (@bismillahyuk_) June 25, 2026
Sebanyak 177 saham menguat, 194 saham melemah, sementara 588 saham bergerak stagnan.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp235,4 miliar dengan volume 331,9 juta saham yang diperdagangkan dalam 38.560 kali transaksi.
Sejumlah warganet dan pengamat pasar modal amatir di media sosial mengaitkan penurunan indeks saham ini dengan hilangnya kepercayaan investor terhadap retorika publik yang disampaikan oleh kepala negara.
“Setiap pidato, setiap ‘omon kosong’, pasar langsung merespons negatif. Investor seolah kehilangan kepercayaan melihat komunikasi publik yang dinilai kurang berhati-hati,” tulis salah satu akun menanggapi video tersebut.
setiap prabowo pidato kagak baca teks
tiap dia ngomong 2-3 poin IHSG turun https://t.co/Ie0JunS6Gi pic.twitter.com/bIa0ANr1K3— Lambe Saham (@LambeSahamjja) June 24, 2026
Hingga saat ini, unggahan tersebut terus menuai ribuan reaksi berupa repost, tanda suka, dan komentar dari masyarakat yang menyayangkan pilihan kata dalam pidato resmi kenegaraan tersebut.
Sebagai informasi, pernyataan yang memicu reaksi warganet tersebut terekam dalam sambutan di Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Pada kesempatan itu Prabowo menegaskan bahwa rakyat, khususnya petani dan nelayan, lebih suka pidato yang lugas dan berapi-api dibandingkan kalem.
Perhatikan angka IHSG disamping kanan layar saat Presiden Prabowo pidato, MEROSOT.
Bahkan dalam 2 menit beliau pidato, IHSG Anjlok 5 poin 😭, pasar bahkan ga dengar pidato beliau. pic.twitter.com/mudUD5Pntm
Baca Juga— Jhon Sitorus (@jhonsitorus_19) May 20, 2026
“Iya kan? Ini karena banyak wartawan, aku pidato aku harus aku atur gitu ya. Nanti yang dikutip yang apa tuh yang agak keras-keras dikit. Tapi kalau sama petani nelayan bicaranya harus keras, betul enggak? Kalau bicara kalem-kalem kalian enggak akan dengar, benar ya?” kata Prabowo.
Beberapa saat kemudian Prabowo keceplosan menyebut ‘Ndasmu’.
Dia lantas bercanda meminta kalimat tersebut dipotong saat ditayangkan media.
Ia menyadari ucapannya bisa memicu kritik, namun menegaskan tidak ambil pusing.
“Saudara-saudara sekalian, pembangunan harus dilaksanakan dengan baik. Para petani dan nelayan harus kerja keras, harus kerja keras dan tidak boleh minta untung besar-besar ya. Dan kita semua berharap suatu saat di kelak kemudian hari, kekayaan yang ada dinikmati segelintir orang akan pelan-pelan netes ke bawah. Endasmu, eh, sorry, sorry,” tutur Prabowo.
“Coba di-delete, delete. Heh, friend ya? Wartawan kita kompak ya. Coba yang gitu-gitu, nanti gue dihajar lagi itu. Emang gue pikirin,” kata Prabowo sembari tertawa dan disusul respons riuh dan tepuk tangan petani dan nelayan.
Namun, pernyataan itu justru memicu kontroversi di media sosial. Bahkan, hingga berita ini diterbitkan, kata kunci “EMANG GUE PIKIRIN” masih jadi trending topik di X.
Sumber: Fajar