Pengakuan Mengejutkan Connie Bakrie: Dapat Peringatan Intel Rusia, ‘Saya Akan Diselesaikan’ di Era Jokowi!

DEMOCRAZY.ID – Guru besar bidang hubungan internasional, Rahakundini Laspetrini atau Connie Rahakundini Bakrie, mengungkap dirinya pernah mendapat informasi bahwa akan “diselesaikan” pada masa rezim Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Informasi tersebut, kata Connie, didapatkan dari intelijen Rusia.

Hal itulah yang membuatnya kini menjadi dosen tetap di Universitas Negeri Saint Petersburg, Rusia.

“The real story. Saya itu dapat peringatan dari FSB. Waktu itu bahwa saya tuh akan diselesaikan. FSB itu intelijennya Rusia,” kata Connie, dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (16/6/2026).

Pada masa itu, Connie aktif mengkritik pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Enggak lama dari itulah saya dapat peringatan, dikasih waktu 1 x 24 jam. Karena dari data yang saya terima, saya kayaknya akan diapa-apakan. Diapa-apakan tuh diselesaikan,” tutur Connie.

Informasi itu diterimanya pukul 20.00 WIB.

Setelahnya, dia langsung menelepon Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, untuk bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Megawati pun memberi petunjuk agar mengikuti saran dari Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia.

Di Rusia, dia lalu diberi pilihan mengajar di tiga universitas.

“Sampai sana sudah diatur. Akan mengajar di tiga universitas,” terangnya.

Pada dasarnya, Connie mengaku tidak paham peringatan dari intelijen Rusia tersebut terkait apa yang akan terjadi pada dirinya.

“Enggak paham saya ya. Mungkin mau di-Andrie Yunus-kan, mungkin mau di-Munir-kan, mungkin mau diapakan. Saya juga enggak paham,” ucapnya.

Begitu pula dengan alasan mengapa intelijen Rusia mau memberinya peringatan.

“Ya mungkin karena saya ini kan sering sekali ke Rusia. Saya juga ada di Valdai. Saya sering bicara tentang bagaimana Rusia,” imbuhnya.

Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas karena dirinya dianggap sebagai teman oleh Rusia.

“Jadi ketika ada. At least gitulah. Saya itu kawan Rusia. Dan saya sudah dapat bintang dari Kremlin dari LAPR,” ujarnya.

“Jadi saya sudah apa ya, sudah warga kehormatan Rusia lah. Iya betul dong. Kalau enggak, ngapain dapat kehormatan,” tambahnya.

Dia menilai fungsi intelijen seperti yang ditunjukkan FSB merupakan esensi dari intelijen.

“Menurut aku itulah fungsi intelijen yang benar. Belum sesuatu terjadi sudah baca dan langsung,” pungkasnya.

Sumber: Fajar

Artikel terkait lainnya