DEMOCRAZY.ID – Dua kakak-adik bernama Fauzi dan Erman dikeroyok warga di Pasar Cibenda, Sirnajaya, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Keduanya dipukuli setelah dikira begal.
Kapolsek Serang Baru AKP Huntal Sibarani mengatakan Fauzi dan Erman saat itu dalam kondisi mabuk sehingga belum dapat dimintai keterangan.
“Gara-gara mabuk arak Bali,” kata Huntal kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).
Video di Akhir Artikel
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9) sekitar pukul 19.30 WIB.
Saat itu, seorang perempuan bernama Ulan sedang mengendarai sepeda motor di lokasi.
Fauzi yang sedang mabuk tiba-tiba berjalan ke tengah jalan dan menghalangi laju sepeda motor Ulan.
Korban yang panik kemudian kehilangan kendali hingga sepeda motornya tergelincir dan terjatuh.
“Karena situasi sepi, saksi korban panik dan sepeda motornya tergelincir dari jalan yang dicor hingga terjatuh,” jelasnya.
Fauzi disebut sempat membantu korban setelah terjatuh.
Ulan kemudian menghubungi rekannya dan menceritakan kejadian tersebut.
Saat hendak pulang, Ulan dan rekannya kembali bertemu dengan Fauzi dan Erman.
Korban kemudian meneriaki keduanya sebagai begal hingga warga berdatangan.
Dalam video yang beredar, Fauzi dan Erman tampak dikelilingi warga.
Keduanya terlihat dipukuli sambil berpelukan.
Polisi kemudian mengamankan keduanya ke Polsek Serang Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
👇👇
Belum lama selesai sarapan pagii mau nyari berita gebrakan apa lagi yang di buat prabowo, malah nemu dua pasangan ini sedang di beri pelajaran oleh warga di Bekasi.
Tampaknya terlihat seperti pasangan itu tapi bukan, mereka adalah begal sadis yang di sedang di amankan warga. pic.twitter.com/hqRsuAmoW8
— August (@AnakLolina2) September 8, 2026